10 Fakta Valentino Rossi yang Tak Banyak Orang Tahu

Jakarta

Valentino Rossi akhirnya memutuskan pensiun dari MotoGP pada akhir musim ini. Dari kariernya yang luar biasa gemilang, berikut fakta-fakta soal The Doctor yang belum banyak orang tahu.

Rossi memutuskan untuk menyudahi kariernya di MotoGP dalam sebuah sesi konferensi pers yang dilangsungkan Kamis (5/8) malam tadi. Di usia yang kini sudah 42 tahun, dia akhirnya memutuskan untuk gantung raket.

Dengan sembilan gelar juara dunia yang dimiliki di semua kelas, tak ada yang meragukan kalau Rossi adalah salah satu pebalap motor terbaik sepanjang masa, dengan segala kontroversinya.

Berikut 10 fakta tentang Valentino Rossi yang belum banyak orang tahu, dikutip dari RedBull.com:

1. Lonceng Gereja Tavullia

Di Tavullia, kampung halaman Valentino Rossi, ada sebuah gereja yang selalu membunyikan loncengnya setiap kali Valentino Rossi menjuarai balapan. Bel itu akan terus dibunyikan selama satu jam, tanpa peduli waktu pagi, siang, atau malam sekalipun.

2. Rossi si Jago Bisnis

Pensiun dari MotoGP, Valentino Rossi bisa jadi tak akan terlalu kangen dengan balapan motor. Soalnya dia sudah punya bisnis yang terkait erat dengan dunia balap. Sebagaimana diketahui, Rossi malah punya tim MotoGP sendiri mulai tahun depan. Itu belum termasuk akademi balap dan bisnis aparel yang dia kelola.

Pebalap-pebalap mudah binaan Rossi kini juga sudah mulai menunjukkan kehebatannya di setiap kelas.

3. Tiga Kata untuk Marc Marquez

Sepanjang kariernya, Rossi berururan dengan banyak rival berat. Salah satunya tentu saja Marc Marquez. Pernah ditanya wartawan deskripsi Rossi soal rival beratnya itu, Rossi memberi jawaban dalam tiga kata: “Small fu*king bast*rd.”

4. Rossi dan Selebrasi Kemenangan Uniknya

Sejak dulu Rossi dikenal dengan perayaan kemenangannya yang unik. Dia di antaranya pernah membawa boneka seks yang dinamai Claudia Schiffer. Kabarnya itu sebagai sindiran pada salah satu ruval beratnya, Max Biaggi yang ketika itu berkencan dengan supermodel Naomi Campbell.

Di Jerez 1999, Rossi juga pernah tiba-tiba berhenti di pinggir trek dan masuk ke toilet umum usai meraih kemenangan di sana.

5. Surat Cinta untuk…Motornya

Rossi dikenal sebagai pebalap yang kerap gonta-ganti pasangan. Bicara soal cinta, dia begitu jatuh hati dengan motor M1 Yamaha. Saat meninggalkan tim itu menuju Ducati pada 2010, Rossi sampai menulis surat cinta perpisahan.

Begini potongan isi surat cinta tersebut: “Kenangan akan terus bertahan dan tak akan ada yang bisa merenggutnya dari kita. Seperti di GP Welkom 2004, saat kita pertama berciuman di atas rumput tak jauh dari lintasan. Kamu melihat tepat ke mataku, dan berucap dengan pelan ‘ I Love’ You’.”

6. Jorge Lorenzo sang Pengacau

Rossi adalah dewa di Yamaha, sebelum Jorge Lorenzo datang di tahun 2008 dengan status juara dunia 250cc. Rossi menganggap Lorenzo sebagai ‘pengacau’.

Ketegangan antara Rossi dan Lorenzo begitu jelas saat itu, sampai-sampai garasi mereka berdua dibatasi penyekat.

7. Urusan dengan Pajak

Di tahun 2007 Rossi pernah dipanggil biro pajak negaranya saat dia mencoba mengelak pembayaran pajak. Rossi ketika itu berdalih dengan menyebut dia hanya tinggal di Italia 90 hari selama setahun dan lebih banyak tinggal di London bersama manajernya.

Namun petugas pajak kemudian menemukan kalau Rossi ternyata memiliki vila mewah di Tavullia senilai 65 juta euro. Rossi juga ketahuan ternyata sering berada di Italia setelah petugas pajak melihat kilometer mobilnya yang tinggi dan kartu keanggotaan gim yang aktif dan kerap dipakai.

8. Musuhan dengan Honda

Bersama Honda Rossi berhasil meraih empat gelar juara dunia dalam periode 2000 sampai 2003. Namun hubungannya dengan pabrikan asal Jepang itu tak mulus.

Rossi menilai Honda selalu menganggap kalau sukses yang dia raih dalam periode tersebut adalah karena keberhasilan mereka membangun motor yang bagus, bukan karena skill membalap Rossi.

Rossi makin kesal saat manager Honda saat itu, Suguru Kanazawa mengeluarkan komentar tak mengenakkan terkait kepergiannya ke Yamaha. “Jika Rossi pergi kami akan menciptakan motor yang lebih baik lagi dan menghancurkan dia (di Yamaha).”

9. Rossi dan F1

Rossi sudah sejak lama dan berulang kali mencoba mengendarai mobil F1. Tercatat, sejak pertama menjajal mobil F1 pada 2004, dia sudah empat kali berada di balik kokpit F1.

Kedekatannya dengan Ferrari dan minatnya pada kecepatan membuat Rossi beberapa kali digosipkan akan menyeberang ke ajang balap tersebut.

10. Tinju Rossi ke Wajah Max Biaggi

Max Biaggi adalah salah satu rival berat Rossi sepanjang kariernya. Malah Rossi sempat memukul Biaggi di wajah.

Setelah GP Barcelona di 2001, di mana Rossi jadi juara di depan Biaggi dengan selisih waktu 2,5 detik, keduanya terlibat perkelahian. Rossi memukul wajah Biaggi hingga meninggalkan luka.

“Aku digigit nyamuk,” kata Biaggi ke wartawan saat ditanya soal luka di wajahnya.

Simak Video “Kata Joan Mir dan Quartararo Saat Rossi Pensiun dari MotoGP
[Gambas:Video 20detik]
(din/mhg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.