Ada Pemogokan Angkutan Kota di Kupang, Para Siswa Naik Mobil Patroli Polisi

Suara.com – Pada hari ini, Rabu (7/9/2022), awak angkutan kota atau angkot jurusan Oesao-Camplong di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan aksi mogok. Tujuannya memprotes kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)

Dikutip dari kantor berita Antara, Kepolisian Sektor Fatuleu menyiapkan mobil patroli untuk mengangkut para pelajar yang kesulitan mengakses layanan transportasi angkot tadi.

“Hari ini banyak siswa dari Fatuleu yang tidak bisa pulang sekolah karena angkot yang mogok beroperasi,” papar AKBP FX Irwan Arianto, Kepala Kepolisian Resor Kupang di Kupang, Rabu (7/9/2022).

Ratusan pelajar mengikuti acara Milennial Road Safety Festival Kota Kupang, NTT, Sabtu (2/2/2019). Acara yang diinisiasi oleh Dirlantas Polda NTT itu bertujuan membentuk para pelajar menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas [ANTARA FOTO/Kornelis Kaha].
Ratusan pelajar mengikuti acara Milennial Road Safety Festival Kota Kupang, NTT, Sabtu (2/2/2019). Acara yang diinisiasi oleh Dirlantas Polda NTT itu bertujuan membentuk para pelajar menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas. Sebagai ilustrasi kegiatan Kepolisian dan warga di Kota Kupang sebelum masa pandemi COVID-19 [ANTARA FOTO/Kornelis Kaha].

Ia menambahkan Ipda Muslikhan Sara, Kepala Kepolisian Sektor Fatuleu dan kepala Kepolisian sektor yang lain sudah diinstruksikan untuk siaga mengantisipasi dampak kenaikan harga BBM.

Baca Juga:
Hari Pelanggan Nasional, Yamaha Bagikan Bingkisan, Diskon, Sampai Kejutan Seru untuk Konsumen

“Kami telah memerintahkan seluruh Kapolsek untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi akibat kenaikan harga BBM di Kabupaten Kupang,” katanya.

Termasuk menyediakan transportasi pengganti bagi para siswa untuk berangkat dan pulang sekolah.

“Kepolisian dari Polsek Fatuleu menyiapkan mobil patroli untuk digunakan bagi para pelajar yang kesulitan angkutan saat pulang sekolah. Para pelajar itu diantar pulang ke Camplong setelah mengikuti pelajaran di Oesao,” tukas AKBP FX Irwan Arianto.

Kepala Kepolisian Resor Kupang juga mengimbau awak dan pengelola sarana transportasi membahas permasalahan yang timbul akibat kenaikan harga BBM. Serta solusinya dengan Dinas Perhubungan dan organisasi angkutan darat.

Baca Juga:
Daihatsu Gelar Kontes Modifikasi Mobil Virtual DDeC 2022 untuk Indonesia dan Malaysia, Hadiah Total 5.000 Dolar AS

“Kami berharap mereka tidak melakukan aksi mogok dan melakukan diskusi dengan pemerintah untuk mendiskusikan aspirasinya,” pungkas AKBP FX Irwan Arianto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.