Angkat Kaki dari Rusia, Perusahaan Mobil Ternama Ini Catatkan Kerugian yang Fantastis

Suara.com – Pembuat mobil Prancis Renault memperkirakan kehilangan 2,3 miliar euro pada paruh pertama tahun ini.

Dilansir dari RT (1/8/2022), hal ini sebagai akibat dari penarikan diri dari Rusia, pasar terbesar kedua, kata perusahaan itu dalam laporan keuangannya yang diterbitkan pekan lalu.

“Hasil dari operasi yang dihentikan mewakili kerugian sebesar € 2,3 miliar pada tahun 2022 H1, terutama karena penurunan nilai properti, pabrik dan peralatan, aset tidak berwujud dan niat baik AVTOVAZ dan Renault Rusia serta penurunan nilai aset tertentu yang dimiliki oleh entitas lain dari Grup dan hasil pembuangan pada entitas Rusia yang dijual, ” bunyi laporan itu.

Logo Renault. (Shutterstock)
Logo Renault. (Shutterstock)

Renault menangguhkan operasi di Rusia pada bulan Maret, tak lama setelah dimulainya operasi militer negara itu di Ukraina. Kemudian, pada bulan Mei, Renault menjual 100% sahamnya di Renault Rusia dan 68% sahamnya di pembuat mobil Rusia AVTOVAZ.

Baca Juga:
Demi Cegah Gejolak Harga BBM, India Jor-joran Datangkan Minyak dari Rusia

Aset perusahaan ditransfer ke kepemilikan negara Rusia pada 16 Mei. Presiden Renault Jean-Dominique Senard pada saat itu menyebut keputusan itu menyakitkan tetapi diperlukan untuk melindungi karyawan Renault di Rusia.

Pihak berwenang Rusia mengatakan mereka berniat untuk mendirikan produksi mobil merek dalam negeri di bekas pabrik Renault.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.