Apa Fungsi Dari Reservoir Tank Sistem Pendingin Radiator?

Sahabat Oto… Dalam sistem pendingin radiator terdapat reservoir tank yang bentuknya seperti tabung untuk penampungan air dengan bahan plasytik tebal dan sedikit tembus pandang.

Untuk lebih mengenalinya, reservoir tank biasanya terhubung langsung dengan radiator. Letaknya tepat di bagian dekat tutup radiator. Keduanya dihubungkan dengan sebuah selang.

Keberadaan reservoir tank memiliki fungsi yang cukup besar, setidaknya terdapat dua fungsi utama dari reservoir tank ini.

Tempat Penampungan Air Pendingin Dari Radiator

Fungsi reservoir tank yang pertama adalah menjadi tempat penampungan untuk air pendingin dari radiator. 

Seperti yang Sahabat Oto ketahui, letak reservoir tank yang ada di dekat tutup radiator sebenarnya didukung pula oleh cara kerja dari salah satu bagian sistem pendingin mesin itu. Tutup radiator memiliki cara kerja seperti katup tekanan (pressure valve) dan katup vakum (vacuum valve).

Saat suhu serta tekanan air di dalam radiator ternyata melebihi tekanan tutup komponen itu, maka pressure valve akan terbuka secara otomatis. Hal ini membuat air radiator mulai mengalir melalui selang yang menyambungkan kedua komponen ini. Akhirnya air radiator bisa masuk ke reservoir tank.

Kebalikannya, saat suhu dan  tekanan air di radiator berkurang sehingga ada kevakuman dalam sistem pendingin mesin mobil, maka vacuum valve akan terbuka. Udara vakum akan menarik air dari reservoir tank untuk bisa kembali masuk ke radiator melalui selang penghubung.

Tempat Memeriksa Kondisi Air Radiator

Selain menjadi penampungan air, reservoir tank juga berguna sebagai tempat memeriksa kondisi air radiator. Bagaimana cara memeriksa kondisi air radiator? Sebenarnya caranya mudah, yakni membuka tutup radiator. Namun hal ini sangat tidak dianjurkan ketika kondisi suhu mesin panas.

Kalau terlalu panas, maka bisa berbahaya dan membuat luka. Jika memang Sahabat Oto harus segera mengecek kondisi air radiator, lihat saja reservoir tank. Di dalam tabung ini terdapat tanda batas maksimum dan minimum. Jika posisi air radiator ada di antara kedua garis tersebut, maka itu terhitung cukup.

Tidak hanya untuk urusan seberapa banyak air radiator yang tersedia. Sahabat Oto bisa melihat bagaimana kondisi warna air radiator. Air yang baik tentunya berwarna bening, sesuai dengan radiator coolant yang dipakai. Jika ternyata saat Sahabat Oto lihat malah air berwarna coklat keruh dan mengandung lumpur, itu berarti kondisinya kotor. Sebaiknya segera ganti air radiator.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.