Bahaya, Cairan WEPP 2111S Tidak Disarankan untuk Jenis Motor Kopling Basah

Suara.com – Belakangan ini sedang trend pemakaian cairan WEPP 2111S di mesin motor yang dituang bersama oli mesin. Cairan itu disebut sebagai nano ceramic dan diperuntukkan bagi mesin dengan jenis kopling kering seperti motor jenis matik.

Fungsi dan manfaat cairan WEPP 2111S pada mesin motor adalah zat aditif dengan cara pakai dicampur bersama oli mesin. Cairan ini diperuntukkan bagi mesin jenis kopling kering seperti motor matik.

Fungsi cairan WEPP 2111S disebut-sebut dapat mengurangi gesekan antarkomponen mesin. Jika cairan zat aditif WEPP 2111S dipakai pada motor kopling basah atau terendam oli seperti motor bebek dan motor sport, maka akan membuat motor sport koplingnya jadi slip.

Ilustrasi oli mesin sepeda motor. [Pertamina Lubricants]
Ilustrasi oli mesin sepeda motor. [Pertamina Lubricants]

Cairan WEPP 2111S juga disebut-sebut membuat oli mesin jadi lebih licin. Gejala selip kopling pada motor kopling basah ditandai dengan tingginya rpm mesin, tapi tidak diikuti penambahan kecepatan, sehingga hanya mesin yang meraung.

Baca Juga:
Jadi Pasangan Abadi, Kereta Merta Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip Miliki Beberapa Kesamaan

Gejala selip jadi mengganggu karena tenaga mesin tidak tersalurkan maksimal, dan konsumsi bensin jadi lebih boros.

Mengutip Wahana Honda, sebaiknya hindari penggunaan cairan WEPP 2111S ini pada mesin kopling basah karena akan membuat selip.

Sementara pada mesin motor matik yang menggunakan kopling kering atau tidak terendam oli, penggunaan WEPP 2111S berpotensi membuat oli mesin semakin licin. Namun bisa membuat gesekan antarkomponen mesin semakin berkurang.

Sementara getaran mesin bisa semakin halus dan tarikan mesin motor matik jadi semakin enteng.

Baca Juga:
Memasuki Musim Hujan, Ini Aturan Pakai Lampu Hazard yang Benar untuk Sepeda Motor

Itulah alasan mengapa cairan WEPP 2111S tidak disarankan dipakai di mesin dengan kopling terendam dengan oli mesin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.