Barisan MPV Cerdas dengan Kisaran Harga Rp 300 Juta

Produsen berlomba-lomba menyediakan MPV dengan berbagai aspek keunggulan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Hingga saat ini, multi purpose vehicle (MPV) masih jadi mobil paling diminati di Indonesia. Berbagai pabrikan pun saling berkompetisi untuk menawarkan MPV dengan beragam keunggulan mulai dari aspek desain, fitur hingga aspek keamanan.


Di Indonesia, MPV yang terlaris adalah MPV yang ditawarkan dalam rentang harga sekitar Rp 200 juta hingga Rp 300 juta-an. Dari beberapa MPV tersebut, terdapat produk yang dibekali dengan fitur konektivitas cerdas yakni Wuling Cortez dan Hyundai Stargazer.


Wuling Cortez sendiri menghadirkan kecanggihan teknologi lewat fitur yang disebut dengan Internet of Vehicle (IoV). Dengan fitur ini, maka pengendara bisa dimudahkan lewat kemampuan koneksi antara smartphone dan mobil.

Fitur IoV ini sendiri mencakup vehicle remote control, bluetooth key, vehicle positioning, dan geo-fencing security. Lewat koneksi ini, maka pengendara dapat menghidupkan mesin, mendinginkan kabin, membuka pintu dan jendela lewat smartphone.


Dari beragam fitur IoV itu, salah satu fitur yang paling menonjol adalah vehicle positioning dan geo-fencing security karena mampu menginformasikan lokasi kendaraan serta memasang pagar pengaman elektronik dengan batasan radius tertentu.


Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko mengatakan, geo fencing sendiri berfungsi sebagai “pagar elektronik”. “Artinya, jika kendaraan keluar dari radius yang ditetapkan, notifikasi akan dikirimkan ke smartphone pengguna,” kata Danang kepada Republika.co.id beberapa waktu lalu.


Selain IoV, mobil yang dipasarkan dengan harga sekitar Rp 277 juta hingga Rp 315 juta ini juga dibekali fitur Wuling Indonesian Command (WIND). Menurutnya, fitur ini merupakan fitur voice command cerdas dengan menggunakan bahasa Indonesia. 


Dengan fitur ini, maka pengendara bisa menyalakan, mematikan, atau mengoperasikan beragam fitur kendaraan lewat perintah suara. Sejumlah fungsi yang bisa diakses lewat WIND adalah pendingin udara, jendela, sunroof, akses fitur hiburan seperti musik atau radio, melakukan panggilan telepon dan menjalankan aplikasi. 


Sementara itu, Hyundai Stargazer menghadirkan fitur konektivitas dengan teknologi yang disebut dengan Hyundai Bluelink. Fitur ini dihadirkan sebagai inovasi Connected Car Service dari Hyundai sehingga memungkinkan pengendara untuk selalu terhubung dengan mobil melalui smartphone. 


Lewat Hyundai Bluelink, maka pengendara bisa mengetahui kondisi terkini kendaraan, menghidupkan dan mematikan mesin, mengatur suhu kabin, mengunci atau membuka kunci pintu, menyalakan atau mematikan lampu dan untuk mengetahui di mana kendaraan diparkir. 


Selain itu, fitur yang dibenamkan dalam mobil yang dipasarkan dengan harga sekitar Rp 243 juta hingga Rp 307 juta ini juga menyajikan fungsi Stolen Vehicle Notification & Stolen Vehicle Tracking, Stolen Vehicle Immobilization, Auto Collision Notification, Emergency Assistance dan Roadside Assistance.


President Director PT Hyundai Motors Indonesia, Woojune Cha mengatakan, kehadiran Hyundai Stargazer merupakan bagian dari komitmen Hyundai untuk menjadi game-changer di Indonesia sehinga Hyundai terus berupaya untuk memberikan produk yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat Indonesia.


“Hyundai Stargazer didesain khusus sebagai tolak ukur baru di kelasnya dan menjadi produk yang ikonik khas Hyundai yang inovatif dan futuristik. Sebagai brand yang berfokus kepada pelanggan, kami senang produk ini dapat dibangun berdasarkan masukan pelanggan dan dapat menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang aktif dan dinamis,” kata Woojune Cha.


Dengan beragam fitur dalam kedua mobil ini, maka segmen yang juga diramaikan oleh Toyota Avanza, Veloz, Daihatsu Xenia, Mitsubishi Xpander dan Suzuki Ertiga ini kini kian kompetitif. Sehingga, masyarakat bisa menikmati opsi yang makin luas sesuai dengan kebutuhan masing-masing.


 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.