Beda Bikers Harley-Davidson di AS dan Indonesia: Pakai Strobo-Sirine Langsung Disita

Jakarta

Pengendara motor gede (moge) Harley-Davidson di Indonesia kebanyakan dipandang sebagai pengendara yang arogan. Bahkan, tak sedikit moge Harley-Davidson di Indonesia yang menggunakan perlengkapan strobo dan sirine meniru kendaraan prioritas.

Strobo dan sirine sendiri dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan digunakan untuk kendaraan tertentu. Berdasarkan Pasal 59 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009, lampu isyarat warna biru dan sirine digunakan untuk kendaraan petugas kepolisian; lampu isyarat warna merah dan sirine untuk kendaraan tahanan, pengawalan TNI, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue dan jenazah.

Namun, masih ada saja moge yang dipasangi lampu isyarat warna biru atau merah beserta sirine. Menurut Boyke Soerianata, Teknisi Senior di Harley-Davidson Amerika, karakter pengendara Harley-Davidson di Indonesia dengan di Amerika Serikat sangat berbeda.

“Contoh kecilnya, di sini pakai sirine, di sini pakai strobo. Di Amerika nggak boleh,” kata Boyke yang sekarang menetap di Sacramento, California, Amerika Serikat saat berbincang dengan detikcom belum lama ini.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Boyke, di Amerika Serikat sirine itu hanya dipakai oleh kendaraan tertentu seperti pemadam kebakaran, ambulans, atau kendaraan kepolisian. Jika ada motor Harley-Davidson yang dipasangi sirine dan strobo di sana, pasti langsung ditangkap.

“Jadi kalau ada motor Harley-Davidson yang pakai tot, tot, toet, tot, tot, toet, sirine atau strobo itu ditangkap, motornya langsung diambil. Sekeras itu, memang itu peraturannya begitu adanya,” ucapnya.

Sementara itu, soal suara besar moge Harley-Davidson, dari pabrikannya memang sudah didesain seperti itu. Dia bilang, di Amerika Serikat suara besar dari moge Harley-Davidson justru dianggap aman. Soalnya, pengendara lain akan menyadari keberadaan pengendara motor, terlebih di jalan tol atau highway di sana.

“Di amerika kalau tentang suara, ada slogan loud pipe save lives. Sebesar-besarnya suara (mesin moge) di jalan raya itu akan menyelamatkan nyawa. Motor adalah angka kecelakaan terbanyak. Tapi (kebanyakan) motor-motor sportnya karena nggak kedengaran. Dan sekali tabrakan impact-nya kencang Kalau Harley-Davidson, kita naik mobil kedengaran dari belakang ada motor tuh,” jelasnya.

Tonton selengkapnya video wawancara detikOto dengan Boyke Soerianata, ‘Dokter’ Harley Asal RI di AS:

[Gambas:Youtube]

(rgr/din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.