Beda dengan Yamaha, Ducati Mau Bikin Motornya Lebih Kencang di Tikungan

Jakarta

Yamaha sedang berusaha keras memperbaiki mesinnya agar bisa menyaingi tenaga motor Ducati di lintasan MotoGP. Sebaliknya, Ducati yang merasa motornya paling bertenaga di antara lainnya, justru ingin mengorbankan hal itu supaya motornya melaju lebih cepat di tikungan.

Tes MotoGP di Sirkuit Misano, Italia, telah diselenggarakan pada 6-7 September 2022. Yamaha melalui prototipe YZR-M1 2023 berhasil mendapatkan kemajuan yang signifikan dengan mesin baru yang lebih kencang, baik saat akselerasi maupun saat ingin meraih top speed.

Sementara Ducati bekerja dengan cara yang berlawanan Yamaha. Pabrikan Borgo Panigale itu berusaha semaksimal mungkin membuat Desmosedici menjadi lebih kencang di tikungan, meski itu akan mengorbankan top speed motor ini.

Fabio Quartararo jalani sesi tes di Misano 2022Fabio Quartararo jalani sesi tes di Sirkuit Misano, Italia (6-7/9/2022) Foto: Yamaha Monster Energy

“Ya, kami bekerja dengan cara yang berlawanan dengan Yamaha. Kami mencoba mendapat kecepatan di tikungan dan memiliki motor yang menutup lebih banyak garis saat keluar tikungan,” kata pebalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, dikutip dari Crash.

Bagnaia menambahkan, motor Ducati saat ini telah berkembang dengan baik dan stabil di tikungan, meski pada akhirnya hal itu telah mengorbankan keunggulan Ducati yang terkenal kencang di trek lurus.

“Saya pikir kami melakukan pekerjaan dengan baik, kami banyak berkembang. Dibandingkan tahun lalu kami kehilangan sedikit kecepatan (top speed), untuk memiliki kecepatan menikung lebih banyak. Kami bergerak ke arah itu,” sambung pebalap berjuluk ‘Pecco’.

Dia menambahkan bahwa top speed juga merupakan suatu hal yang penting, tapi itu bukan yang utama. Fokus Ducati saat ini ada pada aspek stabilitas dan kelincahan seperti yang ada di motor Yamaha.

“Saat ini kami hanya fokus pada sasis, memiliki perasaan yang lebih baik dengan motornya,” kata Bagnaia.

“Dari luar motor kami terlihat sempurna, tapi kami kehilangan banyak waktu di tikungan atau di garis finis dibandingkan dengan Yamaha,” tambah anak didik Valentino Rossi itu.

“Jadi kami sedang mengerjakannya dan kami menemukan sesuatu yang hebat. Jika kami harus kehilangan kecepatan di lintasan lurus, kami lebih memilih untuk memiliki lebih banyak kelincahan dan stabilitas,” tukasnya.

Simak Video “MotoGP Mulai Sepi Penonton, Dorna: Indonesia Penuh!
[Gambas:Video 20detik]
(lua/dry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.