Bedah Suspensi Spectre, Mobil Listrik Perdana Rolls-Royce Motor Cars

Suara.com – Beberapa saat lalu, Rolls-Royce Motor Cars secara bertahap melaporkan perkembangan mobil listrik yang tengah diuji coba. Yaitu Rolls-Royce Spectre All-Electric, dengan rencana produksi kuartal akhir 2023.

Setelah menjalani pengujian di sirkuit dekat lingkaran kutub utara atau Arktik, di kota Arjeplog, Swedia, selanjutnya adalah di Miramas, French Riviera, pesisir selatan Prancis.

Kondisi baterai telah diselaraskan, dan bagian dek Rolls-Royce Spectre semakin mantap menggendong sumber tenaga energi listrik itu. Demikian pula rangka kendaraan yang menggunakan material sama dengan pesawat angkasa luar. Berbagai sektor menunjukkan hasil menggembirakan.

Rolls-Royce Spectre dengan sistem suspensi seru, saat pengujian di Cote d'Azur, Prancis [Rolls-Royce Motor Cars Asia Pacific].
Rolls-Royce Spectre dengan sistem suspensi seru, saat pengujian di Cote d’Azur, Prancis [Rolls-Royce Motor Cars Asia Pacific].

Dikutip dari rilis resmi Rolls-Royce Motor Cars sebagaimana diterima Suara.com, bagian tak kalah penting dalam uji coba Spectre adalah fitur untuk respons kendaraan terhadap situasi yang dihadapi di jalan raya.

Baca Juga:
Mobil Listrik Rolls-Royce Spectre Hadir Kuartal Keempat 2023, Simak Rigiditas Rangka dari Materi Pesawat Angkasa Luar

Terdapat ribuan skenario bisa terjadi sepanjang mobil listrik itu digeber, sehingga dibutuhkan reaksi mekanis yang tepat.

Dalam pengujian di Miramas, French Riviera, para insinyur Rolls-Royce Motor Cars menciptakan kontrol khusus untuk 25.000 lebih fungsi Spectre. Termasuk faktor-faktor seperti cuaca, gaya menyetir pengemudi, kondisi kendaraan di saat tertentu, dan kondisi jalan raya yang dilalui.

Seluruhnya dibuat dalam tingkat detail, dan terus mengalami penyempurnaan, dibuat mudah dioperasikan, sekaligus terjaga kontinuitasnya.

Hasilnya setelah pengujian disebutkan para insinyur sebagai “Rolls-Royce dalam definisi tinggi”.

Baca Juga:
Tampil di Monterey Car Week, Rolls-Royce Motor Cars Hadirkan “Pebble Beach Collection 2022”

Teknologi ini terus disempurnakan tadi melibatkan rangkaian komponen hardware baru dan kemampuan pemrosesan berkecepatan tinggi.

Sistem stabilisasi elektronik yang canggih itu menggunakan data dari sistem kendaraan. Beberapa hasil serunya adalah kesanggupan Spectre dalam membaca permukaan jalan, serta sistem navigasi satelit yang mampu memberikan peringatan tentang tikungan yang akan dilewati kendaran.

Rolls-Royce Spectre dites jalan  2,5 ribu km dan simulasi pemakaian 400 tahun [Rolls-Royce Motor Cars]
Rolls-Royce Spectre dites jalan 2,5 ribu km dan simulasi pemakaian 400 tahun [Rolls-Royce Motor Cars]

Di jalan lurus, sistem dapat secara otomatis bisa menilik goncangan serta memisahkan anti-roll bar Spectre, memungkinkan setiap roda untuk bekerja secara independen. Sehingga mampu meminimalkan goyangan yang terjadi ketika satu sisi kendaraan melahap permukaan tidak rata atau menaik.

Demikian pula bila trek tidak mulus sempurna, sistem mampu mengantisipasi ruas bergelombang dalam frekuensi tinggi.

Lantas di tikungan berikutnya, data navigasi satelit dan sistem Flagbearer akan memberikan sinyal kepada komponen suspensi agar bersiap kembali. Peredam suspensi menjadi rigid, dan sistem kemudi empat roda bersiap untuk aktivasi dan memastikan kendaraan bisa mengeksekusi tikungan lebih sempurna.

Saat menikung, lebih dari 18 sensor dipantau, dan parameter kemudi, pengereman, pengiriman daya, dan suspensi disesuaikan sehingga Rolls-Royce Spectre tetap stabil.

Bagi pengemudi, ketersediaan fitur-fitur suspensi, setir, serta pandungan navigasi satelit ini memberikan kenyamanan, prediksi, dan ketenangan, sehingga kontrol lebih prima.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.