Biar Nggak Salah Paham, Ini Perbedaan Poles Mobil dan Waxing secara Umum

Suara.com – Perawatan body dan cat mobil bisa dilakukan dengan banyak cara. Secara umum, cara yang paling populer dilakukan adalah poles dan waxing. Ya, dua proses ini adalah proses yang berbeda. Anda idealnya juga wajib paham perbedaan poles mobil dan waxing, agar tidak salah memberikan treatment pada mobil kesayangan Anda.

Meski merupakan treatment berbeda, namun keduanya saling melengkapi dari sisi perlindungan dan tampilan mobil. Maka untuk memahami perbedaan keduanya, Anda bisa simak di sini!

Prosedur Poles Mobil

Dikenal juga dengan istilah polishing, merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengembalikan kondisi cat yang sudah tampak kusam. Prosedur ini masuk dalam kategori car detailing dengan menggunakan cairan bersifat abrasif, yang pada prosesnya akan sedikit mengikis permukaan cat.

Baca Juga:
Urutan Cara Poles Mobil Baik dan Benar agar Berkilau, Ini 9 Tipsnya

Bagian yang terkikis oleh proses ini adalah bagian cat yang telah kusam, sehingga warna mobil dapat kembali seperti baru lagi. Proses ini juga ampuh untuk mengatasi baret halus pada mobil.

Meski ampuh mengembalikan warna mobil, namun prosedur ini sangat tidak direkomendasikan untuk dilakukan secara rutin. Idealnya, polishing hanya dilakukan sebanyak 3 kali saja, kecuali mobil Anda sudah dilapisi oleh nano ceramic dari proses coating.

Ilustrasi mesin poles mobil. (Pexels.com/Khunkorn Laowisit)
Ilustrasi mesin poles mobil. (Pexels.com/Khunkorn Laowisit)

Prosedur Waxing

Waxing, seperti namanya, menggunakan sejenis lilin untuk memberikan lapisan di permukaan body mobil. Wax sangat direkomendasikan untuk mobil yang baru dibeli, agar kilau dan warna catnya bertahan lebih lama.

Berbeda dengan polishing yang hanya bisa dilakukan sesekali, waxing bisa dilakukan sebagai prosedur rutin. Semakin sering waxing dilakukan, maka semakin terjaga lapisan cat mobil yang dimiliki sehingga warnanya lebih awet.

Baca Juga:
4 Fungsi Master Silinder Mobil Dalam Sistem Pengereman

Di sisi lain, waxing sendiri menjadi salah satu prosedur pelengkap proses polishing, sehingga proses pemolesan mobil benar-benar memberikan efek optimal pada tampilan yang dimiliki mobil. Hasilnya mobil tampak berkilau lebih lama, dan tidak mudah terlihat kusam.

Pada dasarnya, kedua prosedur tersebut dilakukan untuk menjaga tampilan mobil agar senantiasa prima dan keren. Keduanya saling melengkapi, dan optimal dilakukan secara berkesinambungan. Semoga penjelasan mengenai perbedaan poles mobil dan waxing ini bisa jadi artikel yang berguna, dan selamat melanjutkan aktivitas berikutnya!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.