Bolehkan Ban Depan dan Belakang Beda Merk???

Sahabat Oto… Dengan bertambahnya usia pemakaian, lambat laun ban sebagai salah satu komponen yang menjadi perantara antara kendaraan dengan jalan raya menjadi aus, namun kadang ausnya ban tidak merata antara ban yang berada di bagian depan dengan belakang maupun ban kiri dengan kanan. Lalu muncullah pertanyaan, Bolehkah menggunakan merk yang berbeda?

Idealnya, saat melakukan penggantian ban, Sahabat Oto dianjurkan memilih ban dari merk dan jenis yang sama. Namun, situasi dan kondisi tertentu bisa saja menyebabkan Sahabat Oto kesulitan untuk mendapatkan ban dengan merk dan jenis yang sama. Jadi apakah boleh atau tidak menggunakan ban dengan merek berbeda-beda? Jawabannya adalah; boleh.

Namun jika Sahabat Oto berhadapan dengan keadaan seperti ini, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Pertama, jika Sahabat Oto terpaksa harus menggunakan ban mobil depan dan belakang beda merk, pastikan ukurannya sama. Hal ini berlaku untuk ban depan, belakang, kanan, dan kiri. Menggunakan ban yang berbeda-beda ukuran hanya akan membuat mobil menjadi timpang dan sulit untuk dikendalikan.

Kedua, ban mobil depan dan belakang beda merk diperbolehkan asal  jenis yang digunakan tetap sama. Misalnya, untuk mobil jenis city car, maka harus menggunakan ban khusus untuk jenis city car. Jangan pernah mengganti ban mobil jenis city car dengan jenis lain seperti off-road atau ban khusus untuk mobil niaga. Ini karena setiap jenis ban pada dasarnya memiliki fungsi yang berbeda-beda. Untuk itu, Sahabat Oto perlu mengerti mengetahui jenis-jenis ban yang digunakan pada mobil.

Ketiga, ban mobil depan dan belakang beda merk diperbolehkan asalkan dipasang pada satu poros. Artinya, satu poros ban tidak boleh dipasangi ban dengan merk berbeda. Jika ban kanan poros depan menggunakan merk A, maka ban kiri poros depan juga harus menggunakan merk A. Begitu pula jika ban kanan poros belakang menggunakan merk B, maka ban kiri poros belakang juga harus menggunakan merk B.

Memasang ban berbeda merk pada poros yang berbeda akan membuat mobil menjadi tidak seimbang. Ban lama yang aus berdampingan dengan ban baru pun bisa mengakibatkan laju mobil menjadi timpang. Hal ini tentu berisiko membahayakan keselamatan Sahabat Oto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.