Bos Chery International temui KBRI Beijing bahas investasi dan EV

Jakarta (ANTARA) – Rencana investasi Chery International di Nusantara yang diprakarsai Chery Motor Indonesia memasuki babak baru setelah Executive Vice President Charlie Zhang menemui Duta Besar Indonesia untuk China, Djauhari Oratmangun di Beijing (KBRI Beijing).

Chery Motor Indonesia dalam siaran resmi yang diterima di Jakarta pada Senin ini menyatakan pertemuan itu bertujuan memperkuat komunikasi Chery dengan pemerintah Indonesia, sekaligus membahas perkembangan bisnis Chery di Indonesia, yaitu rencana investasi, pengembangan kendaraan listrik (EV), dan beberapa hal lainnya.

Chery berharap proses bisnis di Indonesia dapat berjalan dengan lancar dan sesuai ekspektasi sehingga mereka bisa turut membangun dan mempromosikan ekonomi Indonesia melalui kerja sama yang saling menguntungkan dan berkesinambungan.

Baca juga: Chery jadikan IIMS 2022 momentum debut kembali di Indonesia

Pabrikan otomotif China itu menilai Indonesia memiliki pasar yang potensial, dibuktikan dengan peningkatan penjualan 49 persen pada 2021 yang menjadikan Indonesia sebagai pasar otomotif terkuat di antara sepuluh Negara ASEAN selama dua tahun berturut-turut.

Hal itu juga yang mendorong Cheri memulai kembali kiprahnya di Indonesia dengan memperkenalkan sport utility vehicle Tiggo Series.

“Tiggo Series yang telah terjual dengan baik di lebih dari 80 negara dan wilayah di seluruh dunia, akan segera diperkenalkan kepada pasar Indonesia pada tahun 2022 ini dan akan menjadi pilihan segar bagi para konsumen,” kata Zhang.

“Chery juga tidak hanya akan meluncurkan produk, tetapi juga melibatkan diri di dalam industri lokal dengan berinvestasi dan membangun pusat penelitian dan pengembangan di Indonesia, membentuk tata letak yang solid di dalam industri otomotif, dan bersama-sama mempromosikan pasar mobil Indonesia ke level selanjutnya,” papar Zhang.

Zhang juga menjelaskan rencana Chery untuk mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia dengan menggunakan energi terbarukan yang bersih dan efisien.

Menanggapi pernyataan tersebut, Djauhari Oratmangun mengutarakan bahwa mempromosikan pengembangan kendaraan listrik saat ini telah menjadi prioritas dan komitmen pemerintah Indonesia dengan melakukan transisi dari penggunaan bahan bakar fosil menjadi energi terbarukan.

Djauhari juga menyambut baik rangkaian rencana investasi Chery di Indonesia dan mengakui posisi terdepan Chery pada industri kendaraan listrik China, dan menyatakan bahwa KBRI China akan berkomunikasi dengan departemen terkait di Jakarta agar mendukung implementasi investasi Chery di Indonesia.

Hingga saat ini, Chery secara kumulatif telah menjual lebih dari 10 juta kendaraan, dengan lebih dari dua juta kendaraan di antaranya diekspor ke lebih dari 80 negara dan wilayah di seluruh dunia.

Baca juga: Chery Tiggo 7 Pro dilengkapi fitur keamanan “Guard Rings 6 Airbag”

Baca juga: Wuling hadirkan program penjualan nasional “June Exclusive Deals”

Baca juga: Produsen mobil China Chery bukukan penjualan NEV yang kuat pada Januari-April 2022

Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.