Car Audio – Inreyen Audio Mobil



Sponsored Links

Author: Penulis/Foto : Anton – otomotifnet.com

Jangan melupakan prosesi yang satu ini jika audio mobil Anda sudah dimodifikasi. Kebanyakan installer menyebutnya dengan istilah break-in atau burn-in. Pada dasarnya sama dengan inreyen pada mesin mobil baru. Agar semua komponen audio yang baru terpasang dapat beradaptasi dengan sempurna, mengikuti kondisi kabin serta boks yang dipakai. Sehingga suara yang dihasilkan tak bikin kuping iritasi.

Mulai head unit (HU), speaker set berikut subwoofer, power amplifier, passive X-over sampai kabel-kabel harus dibreak-in terlebih dulu. Tujuannya untuk mendapatkan kualitas suara lebih optimal.


CD khusus untuk burn-in (break-in) bisa dipakai untuk mempersingkat waktu. Anda bisa memilih track sesuai kebutuhan, mulai suara low/high organ hingga environment sound

Umumnya para instalatur melakukan break-in dalam tempo 200 jam. Tiap hari bisa dilakukan dengan mengaktifkan semua perangkat car audio selama 4 jam non-stop sesuai kebutuhan. Kemudian istirahatkan (dimatikan) selama 1/2 jam sudah cukup.

Lanjutkan beberapa kali sesempatnya, sampai total keseluruhan pemakaiannya mencapai 200 jam. “Biasanya butuh waktu sekitar 3 minggu atau sebulan,” kata Andreas Tjahjadi, technical director Audio Plus di Green Ville, Jakbar.

Kondisi sebelum menjalani break-in, biasanya kualitas sound tak begitu nyaman di telinga. Seperti mid bass, suara bass lebih dominan dan kerap terdegar bunyi beg..beg..beg. Tweeter juga begitu, “Terlalu garing dan perlu ditekan pada passive X-over jika sudah pakai versi custom. Kalau pakai passive standar, setelan dB bisa diturukan sampai -2 atau -4 tergantung kabin mobil,” papar Edy Soesanto, installer Cartens Auto Sound di Duta Mas, Fatmawati, Jaksel.

Break-in juga bisa dilakukan dengan memutar CD khusus burn-in. Untuk mengetahui apakah seluruh frekuesi suara (low-high) sudah dikeluarkan dengan baik. Dari proses ini bakal ketahuan kekurangan dari settingan awal.


Cukup setting ulang head unit dari fitur parameter equalizer


Power amplifier harus posisi ON. Supaya suplai listrik yang masuk, bisa langsung keluar dalam bentuk audio sinyal ke semua speaker

Sponsored Links

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.