Cara Mudah Mengganti Air Radiator Sendiri

Sahabat Oto… Radiator pada mobil merupakan komponen penting untuk mendukung kelancaran sistem kerja mesin mobil. Tugas utama radiator adalah sebagai pendingin suhu pada mesin untuk mendapatkan temperatur yang sesuai yang bisa mendukung kerja mesin agar optimal.

Agar radiator awet, tetap bersih dan tidak mampet, maka diperlukan perawatan secara rutin. Misalnya mengganti air radiator setiap pemakaian 20.000 km atau dengan cara mengganti air radiator jika air radiator sudah keruh.

Untuk mengganti air radiator, kita tidak perlu repot-repot datang ke bengkel mobil karena penggantian air radiator bisa dilakukan sendiri di rumah dan caranya pun cukup mudah.

Langkah pertama, buka penutup lubang radiator di bagian atas. Lalu buka juga baut tempat pembuangan air radiator yang terletak di bagian bawah radiator. Setelah itu, biarkan beberapa saat hingga air radiator terbuang semua. Sebelum melakukan proses tersebut, pastikan terlebih dahulu jika kondisi mesin mobil dalam keadaan dingin, agar tidak mencederai tangan Sahabat Oto. Untuk memastikan seluruh air terbuang dengan maksimal, proses pembuangan air radiator dilakukan dalam kondisi mesin mobil menyala.

Setelah bisa dipastikan jika air di radiator sudah terbuang semua, matikan mesin mobil dan pasang kembali seperti semula baut pembuangan air radiator di bagian bawah radiator yang sudah dibuka tadi. Dan jika ada, buka baut tempat pembuangan angin. Kemudian isi radiator dengan cairan pendingin radiator (radiator coolant) sampai airnya meluap keluar melalui baut pembuangan angin.

Kemudian tutup kembali baut tempat pembuangan angin dan biarkan penutup lubang radiator di bagian atas masih terbuka. Setelah itu nyalakan kembali mesin mobil Sahabat Oto agar kipas radiator berputar dan biarkan mesin mobil tetap hidup hingga temperatur pada speedometer menunjukkan setengah.

Jika volume air pada radiator dirasa masih kurang, Sahabat Oto bisa menambahkan sampai batas maksimal. Dan jika dirasa sudah pas, maka pasang kembali penutup lubang radiator bagian atas.

Selain mengganti air radiator, jangan lupa juga untuk mengecek air pada tangki cadangan radiator (reservoir tank). Jika airnya sudah kotor, buka penutup tangki cadangan radiator dan segera buang airnya dan isi kembali dengan cairan pendingin radiator (radiator coolant) yang baru hingga batas maksimal. setelah itu tutup kembali tangki cadangan radiator dengan rapat dan proses penggantian air radiator pun selesai dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.