Ciri-Ciri Busi Sudah Saatnya Diganti

Sahabat Oto… Busi adalah komponen penting pada mobil karena perannya dalam sistem pengapian.Jika busi rusak, maka sistem pengapian pun tidak akan optimal. Busi kemampuannya akan menurun seiring dengan penggunaan. Namun, Sahabat Oto tidak perlu menunggu sampai busi benar-benar rusak parah untuk melakukan penggantian.

Untuk itu Sahabat Oto perlu mengetahui tanda-tanda kapan busi mobil Sahabat Oto harus segera diganti.

Mobil terasa bergetar berlebih saat dalam posisi idle

Adanya getaran pada mobil adalah suatu hal yang wajar. Bagaimanapun juga, mesin mobil yang bekerja akan menimbulkan getaran. Namun, jika Sahabat Oto merasakan getaran saat mobil dalam posisi idle (mesin hidup namun mobil tidak bergerak), bisa jadi itu adalah tanda busi mobil harus segera diganti.

Mobil susah di-starter

Jika busi rusak, maka sistem pengapian terganggu dan bahan bakar tidak bisa diolah menjadi tenaga untuk menggerakkan mobil. Maka Sahabat Oto pun sulit untuk men-starter mobil.

Sebelum mengganti busi, lakukan pengecekan dulu. Kalau Sahabat Oto menemukan busi kotor tertutup jelaga dari proses pembakaran, maka bisa dilakukan pembersihan terlebih dulu. Namun, jika busi sudah usang, jangan tunggu waktu untuk melakukan penggantian.

Mobil terasa tidak bertenaga

Tanda busi mobil harus diganti juga bisa dilihat dari performa mobil. Busi yang rusak akan sangat mengganggu performa mobil. Biasanya, mobil akan terasa tidak bertenaga jika busi perlu diganti. Terutama ketika melakukan akselerasi, mobil terasa lemah dan tersendat-sendat. Ini karena busi tidak dapat menghasilkan percikan bunga api dengan optimal. Hasilnya, proses pembakaran bahan bakar pun tidak bekerja dengan baik. Mesin mobil terasa lemah meski masih bisa dijalankan. 

Warna busi menjadi gelap

Ciri lainnya adalah perubahan warna pada busi. Busi baru idealnya berwarna putih dengan tampilan logam pada bagian kepalanya. Saat digunakan, busi akan menggelap karena terkena jelaga yang merupakan residu pembakaran bahan bakar. Jika dibiarkan, residu pembakaran tersebut akan menebal dan menghalangi elektroda serta ujung insulator mobil.

Muncul bunyi ‘brebet

Bunyi juga bisa menjadi tanda busi mobil harus diganti. Sama seperti getaran, munculnya bunyi pada mesin mobil pun merupakan hal normal. Namun, jika Sahabat Oto mendengar bunyi ‘brebet’, terutama saat mesin berakselerasi, bisa jadi busi rusak dan harus diganti. Akselerasi akan membuat kecepatan mesin berubah dan rpm mesin pun naik. Saat rpm naik, otomatis kerja mesin pun menjadi lebih keras, termasuk busi. Nah, busi yang sudah rusak akan kesulitan jika harus bekerja lebih keras. Hasilnya, mesin pun akan mengeluarkan bunyi ‘brebet’.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.