Demi Gelar Juara, Bos Ducati Beri Sinyal Rider Lain Jadi ‘Patwal’ Pecco Bagnaia

Jakarta

Ducati sudah memenangi gelar konstruktor MotoGP 2022, meski masih tersisa lima race lagi. Paolo Ciabatti, Direktur Olahraga Ducati Corse menargetkan selanjutnya juara dunia buat pebalap dan tim.

“Sekarang tinggal 5 (race) lagi, kita berkonsentrasi untuk gelar juara buat pebalap dan juga tim,” kata Ciabatti seperti dikutip dari wawancara dengan situs resmi MotoGP, Selasa (20/9/2022).

Ducati menjadi pabrikan paling banyak menurunkan motor, totalnya 8 unit dari 24 motor di MotoGP. Tentu saja ini menguntungkan bagi Ducati untuk melakukan pengembangan motor serta menerapkan team order.

Ciabatti bilang, usai MotoGP Aragon 2022, sejatinya dia lebih senang Pecco Bagnaia menang karena lebih dekat dengan pemuncak klasemen MotoGP 2022, Fabio Quartararo.

“Pecco lebih berpeluang untuk meraih gelar juara dunia, lebih unggul dari Enea. Tentu saja Pecco ingin menyelesaikan balapan di posisi pertama, tapi seperti biasanya Enea sangat kuat di putaran terakhir. Dia sangat cepat. Pecco tidak menyalipnya lagi karena terlalu berisiko,” kata dia.

“Aku pikir Gresini Racing sedang berbahagia, dan gelar juara Ducati juga dalam mengejar poin bagus, kami dapat beberapa poin. Kita sekarang hanya tertinggal 10 poin dari Fabio dari lima race yang tersisa,” sambungnya.

Saat disinggung team order, Ciabatti memastikan ingin memaksimalkan strategi apapun untuk menyalip poin Quartararo. Sudah 15 tahun Ducati tak merasakan gelar lagi, hanya runner up sejak 2017, 2018, 2019, dan 2021.

“Aku pikir memenangi gelar untuk pebalap sangat penting bagi Ducati, karena kita hanya menang sekali pada 2007 bersama Casey (Stoner) itu sudah lama sekali,” kata dia.

Well, tidak menutup kemungkinan jika 7 pebalap Ducati lain diminta untuk ‘mengawal’ Pecco Bagnaia untuk memuluskan langkah Ducati menjadi juara. Saat ini Pecco hanya tertinggal 10 poin dari Quartararo, sementara race berikutnya akan digelar di Jepang, Malaysia, Thailand, Australia, dan Spanyol.

“Jadi jelas sekali kita harus memaksimalkan kemungkinan apapun untuk mengejar poin dari Fabio. Kita lihat apa yang nanti akan terjadi. Saat ini kami ingin merayakan gelar konstruktor dulu,” kata Ciabatti.

Simak Video “Marc Marquez: Roger Federer Seperti Valentino Rossi
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.