Ferrari Purosangue meluncur pada 13 September

Jakarta (ANTARA) – Produsen kendaraan mewah asal Italia, Ferrari dikabarkan akan segera meluncurkan kendaraan crossover pertama mereka, yakni Ferrari Purosangue pada 13 September. Hal itu dikabarkan melalui akun Twitter resmi milik perusahaan pada Selasa (6/9).

Dalam cuitannya, selain mengungkapkan tanggal rilis, perusahaan juga menampilkan video teaser pendek yang menunjukkan ujung depan Purosangue sementara suara knalpot crossover menderu sebagai latar belakangnya.

Meski demikian, dalam video singkat yang dihadirkan tersebut tidak banyak yang bisa dilihat. Tetapi, gambar-gambar model yang sebelumnya tidak disetujui muncul pada Februari lalu. Hal ini mengkonfirmasi legitimasi mereka dengan gambar teaser yang terbuka pada Maret. Dengan begitu, setidaknya para penggemar dapat mengharapkan hadirnya desain swoopy dengan kurva lembut dan garis-garis yang terlihat anggun.

Baca juga: Produksi Ferrari tahun 2030 akan didominasi mobil listrik dan hibrida

Jika melihat cuplikan video yang dibuat, terlihat ujung depan memiliki kesan yang kuat dengan kaca depan yang gagah yang mengalir ke atap yang miring.

Di tempat lain, akan ada cladding hitam dan unit pencahayaan ramping. Mereka akan bergabung dengan sistem pembuangan empat tailpipe dan bagian belakang yang merupakan bagian Roma dan bagian FF.

Ferrari belum banyak bicara tentang model tersebut, tetapi perusahaan telah mengkonfirmasi Purosangue akan memiliki mesin V12. Tidak ada kata tentang spesifikasi pada saat ini, tetapi pembuat mobil sebelumnya mengatakan “V12 selalu menjadi bagian intrinsik dari DNA Ferrari. Ini adalah perayaan warisan kita, dan simbol pencarian kita yang tanpa henti untuk ketinggian kinerja baru dan emosi mengemudi yang murni.”

Dengan begitu, bisa disimpulkan bahwa setidaknya dengan mesin V12 ini seperti yang digunakan oleh 812 GTS akan menghasilkan tenaga 789 hp (588 kW / 800 ps) dan torsi 530 lb-ft (718 nm).

812 GTS memiliki 6,5 liter V12 yang menghasilkan 789 hp (588 kW / 800 ps) dan torsi 530 lb-ft (718 nm). Ini memungkinkan model untuk mempercepat dari 0-62 mph (0-100 km) dalam waktu kurang dari tiga detik.

Baca juga: Bos baru McLaren punya visi baru untuk jalur SUV

Baca juga: Ferrari tarik lebih 23 ribu mobil produksi mulai 2005

Baca juga: Penjualan Ferrari di Korea Selatan lampaui 300 unit tahun ini

Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.