Jangan Asal Ganti Visor Helm Sebelum Pertimbangkan Hal Ini

Suara.com – Selain jadi peralatan keselamatan wajib, helm kini juga menjadi aksesori fashion bagi para pengguna motor. Biasanya, pengguna motor akan melakukan beberapa cara untuk mempercantik tampilan helm.

Mulai dari penambahan stiker, hingga mengganti visor atau kaca helm. Helm pada kondisi standar, akan dilengkapi visor bening atau clear. Visor bening ini bertujuan, agar pandangan kita tetap maksimal saat malam hari.

Menanggapi masalah itu, produsen helm kini mulai meluncurkan helm dengan fitur double visor. Helm dengan double visor, memiliki visor gelap tambahan yang bisa diatur naik turun.

Fitur ini pemilik menggunakan visor gelap saat siang hari, dan menggunakan visor bening saat malam hari.

Baca Juga:
Tips Bersihkan Visor Helm agar Tetap Kinclong dan seperti Baru

Sedangkan bagi helm yang belum double visor, solusi mengatasi silau hanya lewat ganti visor yang gelap. Saat ini tersedia banyak pilihan visor gelap untuk masing-masing helm.

Ada visor light smoke dengan kegelapan sedang, dark smoke dengan kegelapan pekat, hingga visor iridium yang seperti cermin dari jika dilihat dari sisi luar.

Penggunaan visor dark smoke dan iridium memang membuat tampilan helm lebih menarik dan tidak silau. Namun pandangan mata akan sangat tereduksi saat malam hari.

Melansir Deltalube, visor iridium memiliki lapisan khusus pada sisi luar yang memungkinkannya memantulkan cahaya. Lapisan tambahan ini, mudah sekali baret. Jika sudah baret, tentu akan mengaburkan pandangan.

Penggunaan visor iridium yang sudah baret pada malam hari, akan melipatgandakan masalah. Selain pandangan yang jadi lebih gelap, baretnya juga bisa menghilangkan fokus. Jadi untuk penggunaan visor dark smoke dan iridium, sebaiknya hanya untuk siang hari saja.

Baca Juga:
Hapus Baret pada Visor Helm, Cuma Modal Tak Sampai Rp 10 Ribu

Sedangkan visor jenis light smoke, cenderung lebih aman digunakan sepanjang waktu. Intensitas cahaya yang masuk, masih lebih banyak dibanding visor jenis dark smoke atau iridium. Tapi memang, kemampuannya dalam menahan terik matahari tidak maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.