Kenali Makna Angka dan Huruf dari si Karet Bundar

Suara.com – Mungkin Anda sering melihat ban mobil yang pada sisi luarnya terdapat kode yang teridiri angka dan huruf. Bagi pengendara mobil, tentunya sudah tidak asing lagi dengan hal tersebut.  Namun, bagi orang awam atau pengendara baru, masih ada yang belum paham akan kode tersebut. Lalu, bagaimana cara baca kode ban mobil?

Diketahui, ban mempunyai masa pakai dalam kurun waktu tertentu. Oleh sebab itu, ban jadi salah satu elemen penting pada kendaraan, yang mana harus diganti dengan yang baru jika kondisinya sudah rusak atau tidak lagi pirma. Itulah mengapa penting juga untuk memahaki kode ban mobil.

Melansir dari sejumlah sumber, berikut ini cara baca kode ban mobil agar Anda paham arti sebenarnya dari kode ban tersebut.

Ilustrasi ban mobil Michelin Pilot Sport 5. (Dok. Michelin)
Ilustrasi ban mobil Michelin Pilot Sport 5. (Dok. Michelin)

1. Tiga angka depan artinya kode ketebalan

Baca Juga:
The Best 5 Oto: Nismo Produksi Mobil Listrik Nissan, Britania Raya Jaring Knalpot Berisik, Persiapan Arus Balik Lebaran

Sebagai gambaran, Anda melihat kode 205/65R15 95H pada ban mobil Anda.Tiga angka depan yakni angka 205 menunjukkan untuk tingkat ketebalan pada dinding ban di dalam ukuran milimeter saat dipasangi pelek. 

2. Dua angka selepas garis miring menunjukan rasio ban

Anda akan menjumpai garis miring usai tiga angka yang berada paling depan, yang mana garis miring tersebut sebagai pemisah kode. Setelah itu, Anda akan menjumpai dua angka selepas garis miring, angka tersebut adalah rasio ban. Kode rasio ban ini menunjukan persentase tinggi ban untuk ketebalannya.

3. Huruf di tengah menunjukan kode konstruksi ban

Selain angka, Anda juga akan menjumpai huruf pada kode ban mobil yang biasanya berada di bagian tengah serta paling akhir. Adapun huruf yang ada di bagian tengah kode tersebut menunjukan kode konstruksi ban. 

Baca Juga:
Nissan Siapkan Mobil Listrik Berperforma Tinggi Lewat Divisi Nismo

4. Dua angka selepas huruf menunjukan kode lebar diameter

Setelah itu, Anda akan menjumpai dua angka yang berada di belakang huruf. Dua angka tersebut menunjukan kode penunjuk lebar diameter pads velg ban di dalam satuan inci. Umumnya, semakin besar angka yang berada di tengah, maka semakin besar pula ukuran velgnya.

5. Dua angka terakhir menunjukan batas beban tumpuan

Dua angka terakhir menunjukan kode batas beban tumpuan. Contoh, jika ban mobil mempunyai kode dua angka terakhir 95, itu artinya kendaraan tersebut memiliki kemampuan untuk menahan beban tumpuan mencapai 690 kg

6. Satu huruf terakhir menunjukan kode speed rating 

Satu huruf paling belakang merupakan kode speed rating. Sebagai contoh, huruf terakhir kode ban Anda adalah H  itu artinya ban mobil Anda mempunyai batas kecepatan maksimum mencapai 210 km/jam. 

Demikian ulasan mengenai cara baca kode ban mobil yang perlu diketahui para pemilik kendaraan. Semoga informasi ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.