Korlantas Gladi Rekayasa Lalu Lintas KTT G20 untuk Sektor Walrolakir

Suara.com – Dalam Launching ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) Tahap III yang bertepatan Hari Lalu Lintas ke-67 Bhayangkara di Korlantas Polri, Jakarta Selatan, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan kepada Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Yaitu untuk melakukan gladi rekayasa atau uji coba lalu lintas saat Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.

“Setiap pergeseran menuju venue tentu melibatkan teman-teman dari jajaran lalu lintas, jadi tolong benar-benar dilatih karena ini juga menjadi kehormatan negara,” jelas Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pada Kamis (22/9/2022).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit di HUT Polwan ke-74, foto dokumentasi polri Jumat (9/9/2022).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit di HUT Polwan ke-74 (9/9/2022) [Foto dokumentasi Polri].

Diuraikannya dari berbagai pengalaman sebelumnya di negara lain yang menyelenggarakan KTT G20, permasalahan mengenai kemacetan dan penumpukan kendaraan di tempat acara menjadi keluhan delegasi berbagai negara partisipan.

Baca Juga:
Hyundai Gelar KTT G20 Driver Training, Woojune Cha Sebutkan Game Changer Industri Otomotif Indonesia

Penumpukan dan kemacetan mengakibatkan para delegasi harus menunggu berjam-jam untuk bisa naik mobil dan berpindah dari tempat acara yang satu ke tempat yang lainnya.

“Pada saat terjadi penumpukan atau kemudian kemacetan, khususnya di banyak venue, ini akan menjadi masalah. Jadi, tolong betul-betul digladikan,” tegas Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Sejumlah mobil melintas di Jalan Tol Bali Mandara, Bali, Rabu (21/9/2022). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym].
Sejumlah mobil melintas di Jalan Tol Bali Mandara, Bali, Rabu (21/9/2022), sebagai ilustrasi persiapan lalu lintas KTT G20 [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym].

“Latihkan dan gladikan pelaksanaan pengawalan, rute, patroli, dan parkir (walrolakir) sebelum pelaksanaan, sehingga tidak terjadi penumpukan maupun kemacetan di jalur dan venue yang dilalui dan menjadi objek kegiatan,” tandasnya.

Polri telah menyiapkan Command Center 91 yang telah terintegrasi dengan posko pembantu Command Center Polda Bali dan Posko Pembantu BNDCC sebagai pusat kendali, koordinasi, komunikasi, dan informasi.

“Tentunya nanti akan dimonitor oleh Command Center yang disiapkan, di mana rekan-rekan nanti dari jajaran lalu lintas dilengkapi body worn (camera), dan berbagai info terkait masalah cuaca, kecepatan angin, dan sebagainya,” jelas Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga:
Persiapan KTT G20, PT HMID Berikan Training Mobil Listrik Kepada Tim Gabungan Paspampres

“Semuanya terpasang sehingga anggota yang bertugas itu bisa mendapatkan informasi-informasi yang ada di Command Center. Kami harapkan bisa membantu agar tidak terjadi permasalahan di saat rekan-rekan melaksanakan tugas,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.