Laris Manis! MPV Listrik China Bergaya Alphard Tembus Pesanan 30 Ribu Unit

Jakarta

Toyota Alphard, Lexus LM350, dan Toyota Vellfire hingga Hyundai Staria rasanya patut waspada dengan rival baru dari China, Denza D9. Sebab dua bulan sejak meluncur, Denza mengklaim pemesanan D9 sudah tembus 30 ribu unit.

Angka pesanan 30 ribu unit itu didapatkan dalam dua bulan setelah diluncurkan pada 16 Mei 2022 lalu. Pengiriman Denza D9 akan dimulai pada akhir Agustus 2022 untuk pasar China, demikian seperti dikutip Carnewschina.

Mobil ini cukup menarik perhatian pasar. Pasalnya Denza pernah mengumumkan MPV D9 menerima lebih dari 3.000 pesanan dalam waktu 30 menit dari awal peluncuran. Denza D9 merupakan produk garapan perusahaan patungan BYD dan Mercedes-Benz.

Untuk versi tenaga murni listrik atau Battery Electric Vehicles (BEV) dibangun di atas BYD e-platform 3.0, sementara versi plug in hybrid basis DM-i platform.

Secara dimensi, Denza D9 berada di tengah-tengah Alphard dan Staria. Denza menawarkan D9 dengan versi 4 seater dan juga 7 seater yang diklaim cocok untuk menemani perjalanan para pebisnis.

Denza D9Denza D9 Foto: BYD

Denza D9 memiliki ukuran panjang 5.250 mm, lebar 1.950 mm, tinggi 1.920 mm, dan jarak sumbu roda 3.110 mm. Sementara bekal jantung pacunya, MPV listrik ini menggunakan baterai Blade milik BYD. Tak dijabarkan lebih detail terkait spesifikasi baterai Denza D9. Meski demikian, mobil diklaim bisa menempuh jarak 600 km dengan pengisian penuh 166 kW.

Denza D9 juga menawarkan varian plug-in hybrid. Untuk varian ini Denza D9 memadukan mesin 1.5 L turbo dengan motr listrik kecil dan juga baterainya. Untuk varian PHEV memiliki kemampuang mengisi pada 80 kWh dengan aliran DC.

Untuk listrik murni dari varian hybrid bisa menempuh 190 km dan kalau ditotal 1.040 km. Pengisian dari arus DC yang tinggi dan jauhnya jarak, mengindikasikan bahwa baterai pada PHEV memiliki kapasitas besar. Konsumsi bahan bakarnya diklaim cuma 6,2 liter per 100km.

Denza D9 ditawarkan mulai harga 335.000 yuan sampai dengan 460.000 yuan. Kalau dirupiahkan, setara Rp 730 jutaan sampai Rp 1 miliar. Ada juga model yang diproduksi secara terbatas yakni hanya 99 unit dengan banderol harga 660.000 yuan yang setara dengan Rp 1,4 miliaran.

Simak Video “Bukan Lagi Tesla, Ini Raja Mobil Listrik Dunia!
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.