Masih Kasih Anak Naik Odong-odong, Bun? Pastikan Keamanan Ini Dulu!

Jakarta

Kecelakaan yang melibatkan kendaraan jenis odong-odong beberapa kali terjadi. Yang terbaru, odong-odong berpenumpang 20 orang tertabrak kereta di Serang, Banten. Kecelakaan ini menewaskan 9 orang, termasuk anak-anak.

Kasus kecelakaan yang melibatkan odong-odong ini perlu menjadi perhatian oleh orang tua. Sebab, anak-anaknya bisa saja menjadi korban kecelakaan seperti di Serang.

Menurut praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, kendaraan jenis itu tidak memiliki kelayakan digunakan di jalan raya.

“Odong-odong itu kendaraan modifikasi yang tidak diuji kelayakan keselamatan jalan raya. Sehingga kendaraan tersebut hanya aman digunakan di lingkungan pemukiman/closed dan dengan kecepatan yang rendah,” kata Sony kepada detikcom, Selasa (26/7/2022).

Sony bilang, boleh saja anak-anak naik odong-odong. Tapi, pastikan keamanannya terjamin.

“Membahagiakan anak itu bukan berarti menuruti kemauan diri dan si anak. Berikan aktivitas-aktivitas yang aman dan mendidik. Menaiki odong-odong tidak dilarang, tetapi tanya ke mana arahnya, berapa kecepatannya dan pengemudinya berkompeten atau tidak. Jika ragu, urungkan naik odong-odong. Salah satu dari pertanyaan tersebut nggak terjawab, batalin,” ujar Sony.

Dia menegaskan, odong-odong sebaiknya tidak digunakan di jalan raya. Jika rute odong-odong sampai ke jalan raya atau sampai melewati perlintasan kereta, jangan biarkan anak-anak menaikinya.

“Yang di jalan raya harus ditertibkan. Atau orang tua lebih sadar keselamatan anak-anaknya,” ucap Sony.

Sementara itu, Kapolsek Kragilan Kompol Yudi Wahyu mengatakan, berdasarkan keterangan dari sopir odong-odong yang ditabrak kereta di Serang, total ada 20 orang yang menaiki odong-odong tersebut. Sembilan orang meninggal dunia, tiga di antaranya adalah anak-anak dan enam orang lainnya ibu-ibu.

Perlintasan kereta lokasi kecelakaan itu diketahui tanpa palang pintu. Kasat Lantas Polres Serang AKP Tiwi Afrina menyebut, saat kejadian, odong-odong juga diduga menerobos saat ada kereta melintas.

Simak Video “Tegangnya Evakuasi Korban Odong-odong yang Masuk Jurang
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.