Memahami 4 Pengertian Kode pada Oli, Ternyata Ini Makna Kombinasi Huruf dan Angka pada Labelnya

Suara.com – Penggunaan oli untuk kendaraan bermotor adalah hal yang krusial. Mulai dari pemilihan brand, jenis, hingga menyesuaikan kode pada oli dengan kebutuhan kendaraan, semua wajib dicermati dengan baik. Maka dari itu, mari kita cermati pengertian kode pada oli, agar Anda bisa memilih oli yang tepat untuk kendaraan Anda.

Secara garis besar, sebenarnya ada beberapa kode umum yang digunakan pada oli. Pertama adalah API, kemudian ILSAC, kemudian SAE, dan yang terakhir adalah JASO. Secara lebih mendalam, simak penjelasannya di bawah ini.

Ilustrasi oli kendaraan. (Shutterstock)
Ilustrasi oli kendaraan. (Shutterstock)

1. Kode Oli API

Merupakan singkatan dari American Petroleum Institute, yang merupakan badan internasional yang mengeluarkan sertifikasi untuk oli secara umum. Pengujian yang dilakukan tentu menyeluruh, sehingga penggolongannya juga mendetail.

Baca Juga:
Kelebihan dan Kekurangan Transmisi Mobil, Manual vs Matic

Kode API ini diikuti dengan huruf berbeda, S untuk kendaraan berbahan bakar bensin, dan N untuk kendaraan berbahan bakar solar. Kemudian diikuti satu huruf lagi yang menandakan kualitas oli, mulai dari A untuk kualitas standar, sampai Z untuk kualitas terbaik.

2. Kode Oli ILSAC

Singkatan dari International Lubricant Standardization and Approval Committee, dan biasa digunakan pada produk oli untuk kendaraan di Jepang dan Amerika. Kode yang biasa dicantumkan adalah GF-5 untuk memperlihatkan parameter uji coba oli untuk fuel economy environment, simulasi deposit ruang bahan bakar, piston, dan sebagainya. Kode ini jarang ditemui di oli yang ada di tanah air.

3. Kode Oli SAE

SAE adalah singkatan dari Society of Automotive Engineer, yang bisa menunjukkan kekentalan sebuah produk oli. Kode yang disematkan biasanya muncul dalam 5 karakter, yakni dua angka diikuti satu huruf, dan kemudian dua angka lagi.

Baca Juga:
Pemerintah India Bakal Wajibkan Mobil Baru Dilengkapi Minimal 6 Airbag

Misalnya pada kode oli SAE 10W-30, artinya oli ini bisa tetap encer pada suhu rendah (10 derajat Celcius) dan akan tetap akan bekerja optimal ketika mesin mobil dinyalakan (suhu oli akan mencapai 30 derajat Celcius saja). Demikian seterusnya.

4. Kode Oli JASO

JASO sendiri kependekan dari Japanese Automotive Standart Association, yang merupakan lembaga di Jepang yang bertugas melakukan standarisasi kualitas oli. Kode JASO sendiri biasa digunakan untuk oli motor.

Oli JASO sendiri memiliki dua kode yang berbeda, MA, dan MB. MA dikhususkan untuk motor dengan kopling basah, sedangkan MB untuk motor matic.

Itu tadi sedikit informasi mengenai pengertian kode pada oli, semoga bermanfaat. Pastikan pemilihan oli tidak salah dengan berkonsultasi dengan bengkel kepercayaan Anda.i

2 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.