Menyusul Indonesia, Pabrik Nissan di Filipina Bakal Di Tutup

Sahabat Oto… Setelah menutup pabriknya di Indonesia pada bulan Mei 2020, Nissan Motor Corporation mengumumkan akan kembali menutup pabrik perakitan yang kali ini berada di negara Filipina pada Bulan Maret 2021 mendatang.

Nissan kabarnya akan menghentikan operasi perakitan Almera setelah masa kontrak dengan pemasoknya habis dalam waktu dua bulan lagi. Almera merupakan varian mobil Nissan terlaris yang diproduksi di Filipina. Pabrik perakitan yang ditutup ini terletak di Santa Rosa, Laguna. 

Sama halnya dengan penutupan pabrik di Indonesia, keputusan ini merupakan bagian dari langkah restrukturisasi operasional secara global untuk mengoptimalkan produksi dan efisiensi bisnis di kawasan Asia Tenggara dimana Thailand dipilih menjadi negara basis produksi Nissan. Sementara itu di luar kawasan Asia Tenggara, Nissan juga telah menutup pabrik Nissan di Spanyol, dan menyetop produksi Datsun di Korea Selatan dan Rusia.

Ditutupnya pabrik Nissan menjadi pukulan untuk industri otomotif Filipina. Sempat terpuruk di tahun 2018, Nissan Filipina tengah berusaha meningkatkan penjualan. Penjualan di tahun 2018 mencapai 34.952 unit mobil terjual, dan kembali meningkat menjadi 42.694 unit. Berkat peningkatan tersebut, Nissan mengamankan kembali posisi ketiga di bawah Toyota dan Mitsubishi. Sedangkan di tahun 2020 akibat pendemi ini penjualan Nissan di tahun 2020 turun 63,5 persen atau sebesar 15.568 unit.

Meski pabrik perakitan ditutup, hanya 133 karyawan yang dilaporkan terkena imbasnya. Seperti halnya di Indonesia, Nissan di Filipina akan beroperasi sebagai importir serta distributor dengan memanfaatkan jaringan dan pemasaran yang telah ada. Nissan Filipina disebutkan akan tetap berinvestasi untuk memperluas jaringan dealer, serta menjual mobil yang didatangkan langsung dari Thailand dan Jepang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.