Mobil Sport Listrik Produksi Silk-FAW Bakal Lahir di Italia, Gunakan Brand Hongqi

Suara.com – Silk-FAW adalah kolaborasi dari Silk, perusahaan rintisan teknik dan desain otomotif asal Amerika Serikat, dan FAW adalah produsen mobil China.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, Silk-FAW siap melanjutkan rencana produksi mobil listrik di Italia. Proyeksi investasinya mencapai lebih dari satu miliar euro.

Silk-FAW akan menyelesaikan pembelian tanah di kota Reggio Emilia, Provinsi Emilia-Romagna untuk lokasi pabrik. Pembangunannya akan dimulai 5 Agustus 2022. Demikian pernyataan dalam konferensi video dengan pihak berwenang setempat.

Hongqi E-HS3 dengan penggerak tenaga listrik diproduksi sejak 2018 [Wikipedia].
Hongqi E-HS3 dengan tenaga listrik diproduksi sejak 2018 [Wikipedia].

Perusahaan ini bakal mengadakan seremoni groundbreaking, sebelum membangun kantor pusat perusahaan dan pusat penelitian, pada awal September.

Baca Juga:
Motor Listrik Sport Rakata NX8 Diluncurkan di PEVS 2022

Sementara itu, pemerintah Provinsi Emilia-Romagna meminta jaminan dari Silk-FAW di tengah kekhawatiran otoritas lokal bahwa rencana mungkin tidak berjalan.

Li Chongtian, anggota dewan Silk-FAW sekaligus pimpinan FAW Capital Holding Co., unit yang bertanggung jawab atas investasi eksternal FAW menyatakan konfrmasi bahwa FAW mendukung penuh proyek ini.

“Silk dan FAW berkomitmen untuk keberhasilan kemitraan kami,” papar Li Chongtian.

Dan ia memastikan usaha patungan ini memiliki sumber daya yang diperlukan untuk menjalankan rencana bisnisnya.

Baca Juga:
Moeldoko Jatuh Cinta dengan Kopi Pengalengan Milik UMKM Binaan PLN di PEVS 2022

Nantinya, Silk-FAW akan mengembangkan dan memproduksi hypercar listrik serta hybrid mewah di China dan Italia. Adapun brand yang diusung adalah Hongqi.

Alasan Silk-FAW memilih Reggio Emilia untuk membangun fasilitasnya antara lain karena kekhasan wilayah. Lokasi ini adalah kawasan industri, dikenal sebagai “Lembah Motor” Italia, di mana Ferrari, Lamborghini, Maserati, serta Ducati membuka pabrik.

Produksi diharapkan mulai awal 2023 namun tetap memperhitungkan masalah dengan hipotek yang diperlukan untuk membeli tanah sebagai lokasi pabrik.

Pemerintah Provinsi Emilia-Romagna dan Kota Reggio Emilia mengatakan dalam pernyataan terpisah dalam konferensi video pada Senin (25/7/2022)menyatakan bahwa proyek Silk-FAW “perlu dan penting”. Namun mereka masih menunggu risalah pertemuan yang ditandatangani eksekutif Silk-FAW tentang komitmen mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.