Oli Power Steering Berubah Menjadi Panas, Kenali Penyebabnya

Sahabat Oto… Hampir semua kendaraan yang diproduksi saat ini sudah menggunakan power steering pada sistem kemudinya. Penggunaan power steering ini akan membuat lebih mudah dalam mengendalikan laju kendaraan, terutama ketika hendak parkir, memutar arah, dan bermanuver di jalan.

Di dalam power steering terdapat cairan sejenis oli yang yang berfungsi sebagai pelumas. Namun, di beberapa waktu ditemukan bahwa cairan ini menjadi panas.

Berikut ini adalah beberapa penyebab dari oli power steering yang berubah menjadi panas sehingga tentu saja akan menurunkan kinerjanya.

Tidak sesuainya spesifikasi oli power steering

Penyebab paling utama dan sering terjadi oli power steering menjadi panas ialah spesifikasi oli yang memang tidak sesuai dengan kebutuhan mesin mobil. Penggunaan oli power steering yang tidak sesuai spesifikasi ini jelas akan mengganggu kelancaran proses kerja power steering. 

Biasanya, jika oli power steering terlalu kental, maka kerja system power steering menjadi berat. Sedangkan jika terlalu encer, maka akan mengakibatkan oli power steering gampang panas dan menguap di dalam salurannya. Tak jarang juga hal ini menyebabkan oli terlihat mengeluarkan busa. Oleh karena itu, selalu gunakan oli yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan agar tak terjadi masalah pada mesin mobil. 

Terkena hawa panas dari mesin

Letak oli power steering berdekatan dengan mesin mobil. Mesin mobil akan semakin meningkat suhunya seiring dengan lamanya kendaraan dipakai berkendara. Posisi berdekatan dengan mesin inilah yang menjadi penyebab oli power steering panas. Namun kondisi ini akan terjadi jika panas mesin sudah di atas rata-rata yang biasa kita sebut dengan overheat.

Oli power steering berkurang

Penyebab lain dari oli power steering menjadi lebih panas adalah karena jumlahnya berkurang. Hal ini biasanya disebabkan karena kebocoran tempat penampungan oli sehingga fluida di dalamnya merembes keluar. Bisa jadi pula ketika pengisian, oli yang dituangkan terlalu banyak dan malah meluber ke luar. Faktor bercampurnya udara dengan oli power steering pun bisa menyebabkan jumlahnya berkurang ketika oli melumasi komponen mesin. 

Sudah waktunya ganti oli

Setiap komponen dan bagian dari mobil memiliki waktu penggunaan terbatas. Itulah mengapa Sahabat Oto sangat disarankan untuk melakukan servis berkala kendaraannya tiap kali mencapai kilometer tertentu. Tujuannya untuk mengecek kelayakan seluruh komponen di dalam kendaraan.

Oli yang lebih ceat panas juga bisa karena memang sudah saatnya ganti. Oli yang sudah lama dipakai akan menurun kemampuannya dalam melumasi dan mendinginkan. Oleh karena itu, apabila oli power steering Sahabat Oto sudah lama belum ganti, lebih baik cek ke bengkel dan ganti dengan oli baru. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.