Pemesanan Toyota Harrier Dihentikan Karena Krisis Cip

Suara.com – Toyota Motor Corp (TMC) mengumumkan untuk menghentikan sementara pemesanan Toyota Harrier karena produksi yang tertunda akibat kekurangan semikonduktor.

Pelanggan Toyota diminta untuk mengalihkan pemesanan mereka pada model Harrier terbaru yang rencananya akan dirilis pada bulan September.

Saat ini Toyota dikabarkan sedang mempertimbangkan cara agar dealer dapat menutupi selisih harga. Karena model baru diperkirakan akan datang dengan harga lebih mahal dari model sebelumnya, demikian menurut laporan Nikkei sebagaimana dilansir dari Investing.

Raksasa otomotif asal Jepang tersebut memang belum bersedia membuka keran informasi terkait harga dari Harrier model terbaru. Namun masalah semikonduktor diyakini memaksa Toyota untuk menolak pesanan.

Baca Juga:
Mercedes-Benz: Krisis Cip Diprediksi Baru Teratasi Pada 2024

Sejauh ini penjualan Harrier di Jepang memang cukup moncer. Berdasarkan data Asosiasi Dealer Mobil Jepang, produk yang mengisi segmen SUV tersebut sudah terjual sebanyak 74.000 unit sepanjang tahun lalu.

Masalah semikknduktor sejauh ini memang cukup menghantui Toyota. Sebelumnya perusahaan juga telah mengumumkan rencana untuk memangkas total produksi global sebesar 18 persen karena masalah pasokan.

Toyota Harrier mengusung mesin berkapasitas 2.0 liter tipe 8AR-FTS Turbocharged 4 silinder.Di atas kertas, mobil ini sanggup memberikan power hingga 232 hp pada 5.200-5.800 rpm dan torsi puncak 350 nm pada 1.650-4.400 rpm.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.