Penyebab Radiator Sepeda Motor Jadi Mampet, Simak Cara Menanggulanginya

Suara.com – Sepeda motor dengan sistem pendinginan cair, kini semakin banyak beredar di pasaran. Awalnya hanya diterapkan pada motor sport performa tinggi, untuk memaksimalkan pendinginan mesin.

Namun kini, penggunaan pendingin cairan atau radiator sudah merambah ke semua jenis sepeda motor, termasuk jenis bebek dan skuter matik.

Salah satu komponen utama pada sistem pendinginan cairan adalah radiator. Radiator bertugas sebagai media pelepasan panas dari cairan pendingin atau coolant.

Kipas Tambahan di Radiator Yamaha Nmax. (Facebook/Wanto)
Kipas Tambahan di Radiator Yamaha Nmax. (Facebook/Wanto)

Coolant suhu tinggi yang bersirkulasi di mesin, akan melewati jalur air di radiator (radiator core), kemudian didinginkan oleh embusan angin. Setelah melewati radiator, suhu coolant akan lebih rendah sehingga bisa mendinginkan mesin yang sedang beroperasi.

Baca Juga:
Kementerian ESDM Geber Konversi 1.000 Sepeda Motor BBM Menjadi Motor Listrik

Karena fungsinya yang sangat vital, kondisi radiator juga harus selalu diperhatikan. Sebab salah satu penyebab kegagalan fungsi radiator adalah mampet dan bocor.

Berikut penyebab radiator motor mampet dan cara penanganannya, seperti dikutip dari laman Deltalube:

Faktor eksternal

Pada sepeda motor jenis sport dan bebek, radiator umumnya ditempatkan pada bagian depan motor, untuk menangkap udara sebanyak-banyaknya. Posisinya biasanya berdekatan dengan ban depan.

Kipas Tambahan di Radiator Yamaha Nmax. (Facebook/Wanto)
Kipas Tambahan di Radiator Yamaha Nmax. (Facebook/Wanto)

Dengan posisi ini, radiator sangat rentan terhadap benturan batu, kerikil, atau objek asing lainnya. Jika batu membentur radiator, radiator core bisa jadi penyok dan akan menyumbat aliran coolant.

Baca Juga:
Konsumen Bisa Mengendarai Wuling Air EV di PEVS 2022

Cara pencegahannya adalah memasang radiator grille tambahan pada sisi muka radiator. Tapi ingat, pilih radiator grille yang punya cukup lubang agar proses pendinginan tidak terganggu.

Sangat tidak dianjurkan juga, untuk memodifikasi area sepakbor depan yang dipotong area belakangnya, atau diganti yang lebih kecil. Akibatnya akan sangat minim menghalau pentalan kerikil dari roda depan.

Faktor internal

Penyebab radiator mampet lainnya adalah tumpukan kerak pada jalur internal radiator core. Kerak ini umumnya ditimbulkan dari karat akibat penggunaan air biasa.

Serpihan gram halus dari komponen yang hancur karena karat, akan terperangkap di radiator core dan membuatnya jadi mampet. Untuk itu, kalian wajib menggunakan radiator coolant dan bukan air biasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.