Segini Konsumsi Bahan Bakar Aprilia SR-GT 200, Irit Nggak?

Jakarta

Setelah Aprilia SR-GT 200 diluncurkan di Indonesia pada Juli 2022 lalu, detikOto akhirnya berkesempatan mencoba unit tes skutik asal Italia tersebut. Dari pengujian selama beberapa hari di jalanan perkotaan, didapatkan angka konsumsi bahan bakar rata-rata SR-GT 200. Berapa hasilnya?

Aprilia SR-GT dibekali mesin 174 cc, i-get, 1 silinder, 4 katup, dengan bore x stroke 61,5 mm x 58,7 mm. Mesin itu menghasilkan tenaga puncak 17,4 dk di 8.500 rpm dan torsi 16,5 Nm pada 7000 rpm. Rasio kompresi mesin ini mencapai 12,5:1.

Aprilia SR-GT 200Aprilia SR-GT 200 Foto: Andhika Prasetia/detikOto

Dengan rasio kompresi mesin sebesar itu, Aprilia SR-GT diharuskan menggunakan minimal bahan bakar dengan kadar Research Octane Number (RON) 95. Artinya motor ini tidak boleh menggunakan bensin jenis Pertalite (RON 90) atau Pertamax (RON 92).

Aprilia SR-GT disarankan menggunakan bahan bakar dengan RON 95 seperti Pertamax Plus. Namun karena bensin jenis Pertamax Plus ini sudah tak dijual sejak 2016, maka satu-satunya pilihan adalah Pertamax Turbo dengan kadar RON 98. Kami pun menggunakan Pertamax Turbo dalam pengujian ini.

detikOto melakukan pengujian dengan menempuh jarak total kurang lebih 142 km dengan rute Bekasi – Jakarta (pergi pulang). Kondisi lalu lintas jalanan yang dilewati berbagai macam, dari macet hingga lengang, dari jalanan bergelombang hingga jalanan dengan mulus.

Aprilia SR-GT 200Aprilia SR-GT 200 Foto: Andhika Prasetia/detikOto

Catatan lainnya, motor dikendarai tanpa memperhatikan eco riding atau cara berkendara yang efisien bahan bakar, fitur Idling Stop System pun dimatikan. Oh iya, tester detikOto memiliki berat badan 77 kg dan pengujian dilakukan tanpa berboncengan.

Dari semua faktor-faktor tersebut, didapat hasil konsumsi bahan bakar rata-rata Aprilia SR-GT pada angka 24 km per liter. Nah, menurut kalian angka itu irit atau nggak detikers?

Simak Video “Anggota DPR Mencak-mencak ke Kementan hingga Terucap ‘Masak Mesti Diinjak’
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.