Setop Grasak-grusuk, Marc Marquez Harus Ubah Gaya Membalapnya

Jakarta

Mantan pebalap MotoGP, Casey Stoner, menyoroti aksi comeback Marc Marquez ke lintasan MotoGP usai absen beberapa seri karena proses penyembuhan cedera. Marquez yang berlaga di MotoGP Aragon 2022 langsung menjadi bahan perbincangan usai terlibat dalam dua kecelakaan yang melibatkan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dan Takaaki Nakagami (LCR Honda)

Quartararo, yang sedang memburu podium setelah beberapa seri terakhir dipecundangi Ducati, harus jatuh di tikungan ketiga lap pertama MotoGP Aragon. Rider asal Prancis itu tersungkur usai menabrak bagian belakang motor Marquez, yang terpaksa melambat karena kehilangan grip ban belakang.

Sementara Quartararo terkapar, Marquez masih bisa melanjutkan balapan. Tapi itu tidak lama, sebab motor Marquez kembali bersenggolan dengan motor rider Jepang, Takaaki Nakagami. Motor Nakagami ‘dipepet’ motor Marquez ketika keluar dari tikungan ketujuh. Nakagami tersungkur di tengah lintasan.

VALENCIA, SPAIN - NOVEMBER 06: Casey Stoner of Australia and Ducati Marlboro Team (L) and  Marc Marquez of Spain and Red Bull AJo Motorsport pose during the press conference after the qualifying practice of MotoGP of Valencia at Ricardo Tormo Circuit on November 6, 2010 in Valencia, Spain.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Casey Stoner dan Marc Marquez Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

Dalam pembelaannya, Marquez menyebut motornya mengalami insiden di mana roda belakangnya terkunci ketika mengaktifkan holeshot device. Marquez bilang ini disebabkan karena serpihan fairing motor Quartararo tersangkut di motornya usai tabrakan pertama.

Imbasnya Marquez tidak bisa mengendalikan motor. Dalam tayangan ulang, seolah-olah motor Marquez yang miring ke kiri dan melambat, menutup jalan Nakagami.

Menanggapi kejadian itu, Stoner berharap Marquez bisa mengubah gaya membalapnya. Kata mantan pebalap Ducati dan Honda itu, Marquez harus mencari cara untuk mengubah karakternya saat mengendarai RC213V. Jadi tidak asal cepat!

“Dia harus berpikir dengan cara yang berbeda, itu adalah hal pertama yang saya lakukan ketika saya kembali ke MotoGP: Anda bisa mem-push dan menjadi cepat, tetapi selalu ada bahaya di depan mata yang mengintai,” kata mantan pebalap asal Australia itu dikutip dari Motosan.

“Sepanjang karier saya, saya belajar untuk menjadi cepat tetapi dengan risiko yang lebih sedikit dan itu biasanya membuat saya lebih cepat. Itu tampaknya mudah, tetapi kenyataannya tidak mudah untuk dilakukan,” ungkapnya.

Stoner yakin Marquez akan mengubah gaya membalapnya. “Dia harus belajar mengemudi dengan cara berbeda dan menempatkan tubuhnya di posisi berbeda saat menyerang di tikungan, mungkin mengerem sedikit lebih awal, banyak hal. Itu harus beradaptasi dengan situasi saat ini,” tukasnya.

Simak Video “Marc Marquez: Roger Federer Seperti Valentino Rossi
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.