Ternyata Ini Sebabnya Baju Balap Quartararo Terbuka saat Crash di MotoGP Aragon

Jakarta

Wearpack atau baju balap milik Fabio Quartararo terbuka saat insiden di MotoGP Aragon 2022. Alpinestars sebagai pemasok wearpack Quartararo sudah menganalisis penyebab masalah ritsleting terbuka secara mendadak pada rider Prancis ini.

Dalam balapan MotoGP Aragon 2022 akhir pekan kemarin, terlihat ritsleting baju balap Quartararo terbuka usai terpelanting dari motor YZR-M1. Kejadian ini bermula saat Quartararo menabrak bagian belakang motor Marc Marquez. El Diablo pun mendapat beberapa luka di dada atas insiden tersebut.

Fabio Quartararo usai crash di MotoGP AragonFabio Quartararo usai crash di MotoGP Aragon Foto: Twitter @FabioQ20

Alpinestars buka suara terkait kejadian ini. Dikutip The Race, pabrikan yang berasal dari Veneto, Italia ini menganalisis tidak hanya berdasarkan baju balap yang dipakai Quartararo, tetapi juga data yang direkam oleh sistem airbag dan rekaman video saat Quartararo mengalami crash.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Alpinestars menyatakan, terbukanya baju balap Quartararo kali ini karena kombinasi faktor yang memicu situasi malfungsi pada ritsleting baju balap Quartararo.

“Setelah bertabrakan dengan bagian belakang sepeda motor lain (RC213V Marquez) di Tikungan 3, Fabio terpelanting ke depan sepeda motornya, menyebabkan airbag-nya mengembang sepenuhnya secara akurat sebelum benturan pertamanya dengan aspal,” kata seorang juru bicara kepada The Race.

Alpinestars menjelaskan pada kondisi airbag mengembang sempurna ritsleting belum mengalami masalah. Lalu kombinasi antara gesekan bagian punggung dengan aspal dan airbag yang aktif membuat jaket balap Quartararo jadi lebih renggang.

“Ini diperparah oleh fakta bahwa setelah Fabio menyentuh aspal dan tergelincir di punggungnya [dengan ritsleting utuh pada tahap ini], dia kemudian terkena dampak sekunder yang signifikan; benturan ke area dada oleh roda depan motornya,” kata juru bicara itu.

“Berdasarkan analisis, kami telah membuat kami menyimpulkan bahwa dengan airbagnya yang aktif untuk benturan pertama, dan dengan setelan kulit meregang secara signifikan karena ketahanan abrasi antara bagian belakang baju balapnya dan aspal, saat roda depan motornya melakukan kontak dengan Dada Fabio mencengkeram kulit dan menekankan ritsleting melampaui level mana dalam ribuan tabrakan yang kami rekam sejauh ini,” tambahnya.

“Semua elemen baju balap itu utuh, termasuk semua jahitan dan ritsleting, tetapi gigi ritsleting itu sendiri menyerah karena tarikan yang luar biasa,” sambungnya.

Alpinestars juga mengakui situasi seperti itu tidak boleh terulang kembali. pihaknya akan mengambil langkah-langkah untuk mengatasi dan memperbaiki masalah sesegera mungkin.

“Alpinestars ingin memperjelas bahwa meskipun ini tampaknya menjadi keadaan yang luar biasa, ini mengatasi ini dengan solusi yang dirancang untuk tidak membiarkan ini terjadi lagi,” tambah juru bicara itu.

Simak Video “Marc Marquez: Roger Federer Seperti Valentino Rossi
[Gambas:Video 20detik]
(riar/dry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.