Tipe-tipe Pengendara Motor, Kamu yang Mana?

Jakarta

Hasil studi yang dilakukan oleh Belgian Road Safety Institute (BRSI) atau nama lain Vias Institute membagi 8 tipe pengendara sepeda motor. Apa saja? simak yuk!

Dikutip dari Britishmotorcyclist, Rabu (4/5/2022) Vias mengambil sample dari 3.000 pemotor berumur di atas 16 tahun. Hasilnya, ada yang menggunakan sepeda motor hanya kalau tidak hujan saja, sementara yang lain, memilih sepeda motor untuk memangkas waktu.

Pertama, Time-Optimizer. Vias menemukan pengguna ini akan beralih menggunakan sepeda motor jika cuaca memungkinkan. Dia memilih sepeda motor atau skuter beralasan untuk menghemat waktu. Dari 3.000 responden, 11,6 persen di antaranya merupakan Time-Optimizer.

Kedua, Multimoda. Tidak terlalu terpaku pada sepeda motor. Tipe ini memilih sepeda motor jika hanya cuaca cerah, namun tetap memilih mobilitas lainnya, seperti mobil. Jenis pengendara ini terdiri dari 11 persen dari responden yang disurvei.

Ketiga, Unconditional Rider. Seperti namanya, pemotor tanpa syarat. Tipe ini selalu memilih dan berada di atas sepeda motor tanpa syarat alias apapun kondisinya tetap sepeda motor nomor satu. Pokoknya selama bensin motor terisi, maka bensin itu harus digunakan. Hasil survei menunjukkan sebanyak 9,5 persen dari responden merupakan unconditional rider.

Keempat, Good Vibe Seeker. Tipe ini memungkinkan sepeda motor hanya untuk mencari kesenangan, namun dengan catatan cuacanya mendukung. Biasanya tipe ini jarang keluar menggunakan sepeda motor. Survei menunjukkan angka respondennya sebesar 14,2 persen.

Kelima, Tactician. Terbuka terhadap jenis alat transportasi apapun, termasuk sepeda motor. Dia akan mengendarai sepeda motor jika kendaraannya cocok dengan situasi. Hasil studi menunjukkan data sebanyak 18,2 persen dari responden.

Keenam, Daily User. Sama seperti Unconditional Rider, terbiasa digunakan untuk mobilitas sehari-hari. Tipe ini tidak akan membiarkan cuaca menghentikannya naik sepeda motor. Jumlahnya hanya 7,5 persen dari total responden.

Ketujuh, Time for Me. Nah, tipe ini biasanya hanya menggunakan sepeda motor untuk sarana hiburan. Mereka pakai sepeda motor sebagai sarana pelarian dari tekanan masalah hidup dari kantor dan keluarga. Studi menunjukkan tipe “Time for Me” punya persentase besar sebanyak 18,8 persen.

Kedelapan, Lifer. Tipe ini sudah menghabiskan sebagian hidupnya di atas sepeda motor. Mereka sudah bermotor sejak usia muda, tentu saat ini sudah pakai alternatif lain seperti mobil. Tetapi mereka tetap berkendara bersama dengan komunitasnya. Totalnya sebanyak 7,5 persen dari responden.

Simak Video “Kecelakaan Gegara Jalan Tol Rusak, Pengendara Bisa Tuntut Ganti Rugi
[Gambas:Video 20detik]
(riar/riar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.