Tips Mengendarai Kendaraan Saat Hujan Deras

Sahabat Oto… Akhir-akhir hujan kadang turun dengan sangat deras. Berkendara di tengah hujan memang bukan perihal mudah. Visibilitas yang lebih minim, kondisi jalan licin, dan genangan air bisa menjadi masalah jika kita tidak siap mengantisipasinya.

Berikut ini terdapat beberapa tips untuk Sahabat Oto kalau harus mengendarai mobil saat hujan deras. 

Selalu Jaga Jarak

Musim hujan membuat para pengendara pasti lebih berhati-hati. Selain faktor jalan licin, jarak pandang pun berkurang. Apalagi ditambah dengan wiper yang selalu menyeka kaca. Kondisi ini membuat Sahabat Oto harus selalu jaga jarak.

Jarak mobil Sahabat Oto dengan mobil di depan sebaiknya berjarak 2-3 detik tergantung kecepatan kendaraan. Selalu menjaga jarak sangat penting untuk dilakukan agar saat ada kondisi darurat kita dapat mengantisipasinya sehingga tidak akan terjadi tabrakan beruntun. 

Menyalakan Lampu Kabut atau Lampu Utama Mobil

Visibilitas yang lebih minim bisa dibantu dengan menyalakan lampu mobil. Sahabat Oto bisa mendapatkan bantuan penerangan dari lampu sehingga menambah jarak pandang. Kemudian lampu tersebut juga bisa memberitahu pengendara lain posisi mobil Sahabat Oto sehingga tetap bisa jaga jarak.

Namun sayangnya masih banyak orang salah kaprah perihal penyalaan lampu mobil ketika hujan deras. Jangan menyalakan lampu hazard karena pola berkedipnya bisa mengganggu pandangan pengendara lain. Selain itu juga membuat pengendara lainnya kurang peka karena lampu hazard berkedip terus.

Kendalikan Kecepatan

Dalam menjaga jarak dengan pengendara lain, Sahabat Oto harus terus bisa mempertahankan kecepatan. Jangan mengemudi terlalu cepat, tetapi juga hindari kecepatan lambat. Idealnya, kecepatan mobil berada di angka 20-30 km per jam lebih lambat dari keadaan normal. 

Kecepatan yang lebih lambat dari biasanya juga bisa menghindari bahaya ban mobil kehilangan kendali. Gejala yang disebut aquaplaning ini adalah kondisi mobil tergelincir serta hilang kendali karena melewati genangan air di jalan. Hal ini membuat ban kehilangan cengkraman di atas jalan sehingga bodi mobil seakan melayang.

Hentikan Mobil Jika Terlalu Deras

Tidak semua orang bisa berani mengemudi mobil saat hujan deras dan disertai angin kencang. Kalau memang Sahabat Oto tidak yakin dengan keselamatan dan keamanan di jalan, sebaiknya cari lokasi aman lalu menepi untuk berhenti sejenak di lokasi aman.

Ketika Sahabat Oto terrpaksa berhenti di jalur darurat jalan tol, jangan lupa nyalakan lampu hazard untuk memberikan tanda kepada pengendara lain bahwa ada mobil sedang menepi.

Kondisi Mobil Harus Prima

Mobil yang prima dalam menghadapi hujan deras di jalan menjadi poin paling penting. Khususnya kondisi ban. Jangan sampai ban Sahabat Oto dalam sudah aus atau botak. Kalau ban Sahabat Oto memang sudah botak dan aus, sebaiknya segera ganti karena akan mudah tergelincir saat terkena genangan air.

Selain ban, pastikan wiper bisa bekerja dengan baik. Cek bagian karet dan juga rangkaiannya agar bisa menyeka kaca mobil dengan maksimal dan terus menerus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.