Yamaha dan Honda Buka-Bukaan Terkait Rencana Sepeda Motor Listrik

Suara.com – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menyatakan komitmennya untuk turut menghadirkan kendaraan listrik di Indonesia.

Manager Public Relation, YRA & Community PT YIMM, Antonius Widiantoro menyatakan bahwa sejalan dengan strategi pemerintah dalam hal carbon neutral, Yamaha mulai 2017 sudah melakukan market test E Vino.

“Hal ini merupakan langkah Yamaha untuk menuju ekosistem EV, yang juga telah menjadi strategi Yamaha secara global hingga tahun 2050,” ujar Antonius Widiantoro, di Sentul Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini.

Baca Juga:
PT Astra Honda Motor Masih Pelajari Dampak Kenaikan BBM, Akankah Ada Penyesuaian Harga?

Tidak hanya itu, pria yang akrab disapa Anton ini mengungkapkan, Yamaha juga akan kembali melakukan riset pasar dalam waktu dekat.

“Dalam waktu dekat Yamaha akan melakukan market test E01 yang memiliki jarak tempuh hinggga 104 km, yang dapat dicoba oleh konsumen Indonesia,” papar Anton.

Rencana Yamaha tentu saja bukan tanpa halangan dari kompetitor. Antara lain dari Honda yang menyatakan sudah menyiapkan strategi sendiri untuk terjun ke pasar kendaraan listrik di Indonesia.

President Director PT Astra Honda Motor (AHM), Keiichi Yasuda mengatakan, Honda global memang sudah mengumumkan stategi untuk electric vehicle sebagai bagian dari motorcycle Honda.

“Untuk Indonesia, kami akan memberikan pernyataan kembali dalam tahun ini yang akan dilakukan secara konkret tahun ini. Jadi mohon sabar menunggu karena belum banyak yang bisa dibagikan,” ujar Keiichi Yasuda, saat peluncuran New CBR250RR, di Karawang, Jawa Barat, Senin (19/9/2022).

Baca Juga:
Pemerintah Segera Percepat Konversi Motor Listrik

Sebelumnya Honda Motor Co Ltd dilaporkan telah menyiapkan lebih dari 10 model sepeda motor listrik yang bakal ditawarkan secara global dalam tiga tahun ke depan.

Nantinya, meski merupakan ceruk pasar baru, Honda disebut tidak akan memisahkan bisnis penjualan EV-nya ini dari bisnis lamanya di jenis motor konvensional berbahan bakar minyak.

Rencana ini juga disebut telah didaftarkan ke bursa saham, sebagai bagian dari proyeksi pengembangan bisnis perusahaan di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.