Yamaha WR155R Kena Recall, Ini Komponen yang Bakal Diganti

Jakarta

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) melakukan kampanye penarikan kembali (recall) untuk model trail mereka, WR155R. Recall ini dilakukan karena ada satu komponen bermasalah yang berpotensi mengganggu pengendalian motor. Komponen apakah itu?

Pengumuman recall Yamaha WR155R disampaikan langsung oleh YIMM di situs resmi Yamaha Indonesia. Disebutkan bahwa recall ini merupakan komitmen pabrikan dalam rangka memberikan produk terbaik dan pelayanan yang memuaskan bagi para pelanggan.

“Pada proses evaluasi produk yang dilakukan secara berkala, Yamaha menemukan bahwa diperlukan adanya suatu pemeriksaan lanjutan pada komponen Bearing Front Wheel (93306-202X8) (berkaitan dengan fungsi kestabilan roda depan),” tulis Yamaha Indonesia dalam pengumuman tersebut.

Sebagai bentuk komitmen pabrikan meningkatkan kualitas produknya, Yamaha akan melaksanakan penggantian part Bearing Front Wheel (93306-202X8) secara gratis dengan estimasi lama pengerjaan 45 menit, untuk unit WR155R dengan nomor rangka MH3DG3710LK001001 – MH3DG3710NK043560.

Program recall Yamaha WR155R ini akan dilaksanakan serentak diseluruh dealer, Sentral Yamaha, dan Flagship Shop Yamaha mulai tanggal 8 Agustus 2022.

Untuk keterangan dan informasi lebih lanjut, para pengguna WR155R bisa menghubungi Yamaha Call Centre di nomor 021-24575555 atau klik pada laman www.yamaha-motor.co.id atau bisa menghubungi dealer terdekat.

Sebagai informasi, WR155R merupakan salah satu model motor trail Yamaha yang diluncurkan pada akhir 2019 lalu. Motor ini dijual Rp 38.060.000 buat tipe standar dan Rp 38.665.000 untuk versi Monster Energy Yamaha Racing Livery.

Di kelas motor dual purpose 150 cc, Yamaha WR155R bersaing dengan trail Honda CRF150L dan Kawasaki KLX 150.

Yamaha WR155RYamaha WR155R Foto: Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM)

Simak Video “Yamaha Malaysia Recall R25 dan XMAX, Bagaimana dengan Indonesia?
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.